loading…
Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesejaganan Reproduksi (KBKR) Kemendukbangga, Wahidin. Foto/Kemendukbangga/BKKBN.
Hingga Pada ini, penggunaan kontrasepsi Ke Indonesia masih didominasi Didalam perempuan. Berbagai metode kontrasepsi, seperti pil, suntik, implan, maupun IUD, sebagian besar digunakan Didalam perempuan, Sambil Itu keterlibatan laki-laki Untuk keluarga berencana masih relatif rendah.
Baca juga: Marak Bullying Ke Kalangan Gen Z, Pembantu Presiden Pembantu Presiden Wihaji: Semua Bentuk Perundungan Harus Dilawan
Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesejaganan Reproduksi (KBKR) Kemendukbangga, Wahidin menyampaikan bahwa Situasi tersebut Menunjukkan perlunya perubahan paradigma bahwa keluarga berencana bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, melainkan tanggung jawab bersama Antara suami dan istri.
“Pada ini beban penggunaan kontrasepsi lebih banyak berada Ke pihak perempuan. Padahal, keputusan mengenai Perancangan keluarga seharusnya diambil bersama. Peran laki-laki perlu diperkuat, tidak hanya Untuk mendukung pasangan, tetapi juga Untuk berpartisipasi aktif Untuk Inisiatif keluarga berencana,” ujarnya Untuk media briefing, Rabu (1/7/2026).
Baca juga: Pentingnya Kolaborasi Berkelanjutan Untuk Percepatan Penurunan Stunting
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kemendukbangga Siapkan Inisiatif Ayah Idaman Sebagai Tingkatkan Partisipasi KB Pria











