Waspadai Heatstroke Di Mudik Di Cuaca Panas, Dampaknya Bisa Pengaruhi Jantung

Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Meramalkan cuaca berawan hingga hujan Lagi dan suhu panah Di Area Indonesia Berpotensi Sebagai berlangsung hingga lebaran Di periode 17-23 Maret 2026. Pihaknya mengatakan suhu panas yang terjadi beberapa hari ini berada Di kisaran 35-37 derajat celsius, Supaya memicu suhu udara Ke pagi hingga siang hari terasa terik.

“Kepuasan ini menyebabkan intensitas radiasi matahari diterima secara optimal Dari permukaan bumi, Supaya suhu udara Ke pagi hingga siang hari Akansegera terasa sangat terik, terutama Di Area Di tutupan awan yang minim,” kata Senior Forecaster on duty BMKG, Agus Salim Nur, belum lama ini.

Salah satu risiko Keadaan yang perlu diantisipasi Pada cuaca panas adalah heatstroke atau serangan panas. Terlebih, Di beberapa waktu Di Di Akansegera ada banyak orang yang melakukan perjalanan mudik lebaran Di kampung halaman.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito A Damay, SpJP menjelaskan Ke umumnya risiko heatstroke memang Meresahkan ketika puasa Di cuaca panas. Ketika puasa, tubuh tidak Menyambut cairan Di waktu lebih lama, Sambil Itu cairan tetap keluar lewat keringat.



“Di Kepuasan panas, tubuh Akansegera melakukan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) Sebagai membuang panas. Tetapi, jika cairan kurang, volume darah menurun, tekanan darah bisa turun, jantung harus bekerja lebih keras Sebagai mempertahankan aliran darah,” ungkap dr Vito Ke detikcom, Rabu (18/3/2026).

Ke Kepuasan tersebut, tubuh bisa Menunjukkan keluhan pusing, berdebar, hingga gangguan perfusi Ke otak.

Di beberapa Peristiwa Pidana, cuaca panas ketika puasa juga dapat memicu penyempitan pembuluh darah Sebagai menjaga tekanan darah Supaya aliran darah Di organ-organ penting berkurang.

“Karena Itu panas terik dehidrasi Ke Di puasa Berpotensi Sebagai Menyediakan Beban tambahan Untuk jantung dan pembuluh darah Supaya perlu antisipasi asupan cairan yang cukup Di sahur dan berbuka,” tandasnya.

Cara Cegah Heatstroke Di Puasa Di Cuaca Panas

Pengajar Fakultas Ilmu Keadaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Fikes Umsida) Rafhani Rosyidah menjelaskan ketika puasa Di cuaca panas Di cuaca panas, maka risiko beberapa masalah Keadaan seperti dehidrasi, heatstroke, dan tekanan darah rendah Karena Itu Meresahkan.

Salah satu langkah penting Sebagai mencegah heatstroke adalah memastikan asupan cairan dan Gizi yang baik ketika sahur dan berbuka.

“Selain pola makan yang sehat, hindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama, terutama Di cuaca sangat panas, menggunakan Busana yang nyaman dan longgar Sebagai membantu sirkulasi udara tetap baik, Memangkas Olah Raga beat Di siang hari,” katanya dikutip Di laman Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

“Istirahat cukup dan tidur yang berkualitas Sebagai menjaga energi tubuh, serta menghindari konsumsi kafein dan minuman bersoda Lantaran dapat Meningkatkan risiko dehidrasi,” tandasnya.

Halaman 2 Di 2

(avk/up)



Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Waspadai Heatstroke Di Mudik Di Cuaca Panas, Dampaknya Bisa Pengaruhi Jantung