Kementerian Kesejajaran (Kemenkes) RI melaporkan 62 Tindak Kejahatan influenza subclade K atau populer belakangan ini Didalam istilah ‘Super Flu’. Separah apa dibanding flu Di umumnya?
Plt Direktur Infeksi Kementerian Kesejajaran RI dr Prima Yosephine menyebut, temuan 62 Tindak Kejahatan influenza subclade K tersebut didapatkan Untuk hasil pemeriksaan Di 25 Desember 2026. Hingga sisi lain, Gaya influenza disebutnya justru menurun Untuk 2 bulan terakhir.
Gaya penurunan menurut dr Prima teramati Untuk surveilans sentinel Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI). Di Gaya SARI, teramati Situasi yang stabil tanpa indikasi peningkatan Tindak Kejahatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Situasi tersebut Hingga atas Menunjukkan bahwa adanya peredaran subclade K tidak mempengaruhi Situasi epidemi influenza Hingga Indonesia,” jelas dr Prima Untuk keterangannya Sebagai detikcom, Terbaru-Terbaru ini.
Di Pada Yang Sama, juru bicara Kemenkes RI drg Widyawati, MKM menjelaskan, genome sequencing telah dilakukan Di 348 sampel Untuk 843 spesimen positif influenza. Hasilnya, didapatkan temuan 152 Tindak Kejahatan influenza tipe A/H1 atau 44 persen, 172 Tindak Kejahatan tipe A/H3 atau 49 persen. Untuk angka tersebut, sebanyak 62 Tindak Kejahatan atau 36 persen Hingga antaranya merupakan subclade K.
“Sisanya 24 yaitu 7 persen adalah tipe B/Victoria,” jelasnya.
Perempuan menjadi kelompok paling banyak terinfeksi, yakni 64 persen. Di Pada Yang Sama, anak-anak usia 1-10 tahun menyumbang 35 persen Tindak Kejahatan.
Situasi Internasional
Secara Internasional, peningkatan Tindak Kejahatan influenza A(H3) dilaporkan Merasakan peningkatan Hingga Amerika Serikat Sebelum pekan Hingga-40 2025 seiring masuknya musim dingin. Subclade K pertama kali teridentifikasi Dari The US Centers For Disease Control and Prevention (US CDC) Di Agustus 2025 dan hingga kini telah ditemukan Hingga 80 Bangsa.
Hingga Asia, beberapa Bangsa tercatat melaporkan temuan subclade K Sebelum Juli 2025. Hingga antaranya China, Korea Selatan, Kepang, Singapura, dan Thailand. Hingga Daerah ini, Gaya Tindak Kejahatan influenza juga Merasakan penurunan Untuk dua bulan terakhir.
“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak Menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Tanda-Tanda yang muncul umumnya serupa Didalam flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,” terang dr Prima Untuk siaran persnya.
Imbauan Kemenkes
Sebagai upaya preventif, Kemenkes menyarankan sejumlah upaya Sebagai Meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh:
- Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti cuci tangan
- Istirahat yang cukup
- Makan Makanan bergizi
- Melakukan Imunisasi influenza tahunan, terutama Di kelompok rentan yakni lansia, ibu hamil, dan komorbid.
“Imunisasi Influenza tetap efektif Sebagai mencegah sakit berat, rawat inap, dan juga kematian,” pesan Widyawati.
Jika sakit, disarankan Sebagai tetap Hingga Rumah dan memperbanyak istirahat, menerapkan etika batuk dan selalu menggunakan masker.
“Segeralah Hingga fasyankes jika Tanda-Tanda memburuk lebih Untuk tiga hari, demam tinggi menetap, sesak napas, dan sebagainya,” pungkasnya.
@detikhealth_official Super flu’ sudah terdeteksi Hingga Indonesia: 62 Tindak Kejahatan, tersebar Hingga beberapa provinsi dan banyak ditemukan Di perempuan serta anak usia 1–10 tahun. Situasi masih dipantau ketat, tapi kewaspadaan tetap penting: jaga kebersihan, pakai masker Pada sakit, dan periksa jika muncul Tanda-Tanda. #superflu #influenza #kemenkes #Kesejajaran #Belajar ♬ original sound – detikHealth
Halaman 2 Untuk 2
(up/up)
Update Superflu Hingga Indonesia
23 Konten
Belakangan ini, istilah “Super Flu” mendadak ramai Hingga dunia medis. Hal ini dipicu Dari kemunculan varian terbaru Untuk influenza A (H3N2) atau disebut Subclade K. Varian ini sudah merebak Hingga sejumlah Bangsa.
Konten Berikutnya
Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sudah Ada 62 Tindak Kejahatan Hingga Indonesia, Seberapa Bahaya ‘Super Flu’ Subclade-K?











