Jakarta, CNN Indonesia —
Produk Ekspor Kendaraan Pribadi Untuk bentuk utuh alias CBU (completely built up) Daihatsu Indonesia naik 13 persen Di 2025 menjadi 124.848 unit, Hingga mana Di 2024 jumlah pengapalan hanya 110.334 unit. Hingga kini Produk Ekspor yang tercatat Memiliki destinasi Hingga lebih Untuk 60 Bangsa.
Direktur Marketing dan Corporate Communication Astra Daihatsu Kendaraan Bermotor Roda Dua (ADM) Sri Agung Handayani mengatakan bersyukur torehan Produk Ekspor Menimbulkan Kekhawatiran, Hingga Ditengah situasi pasar yang belum menunjukan tanda Terapi.
“Kami justru naik 13 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Agung ditemui Hingga Kemayoran, Jakarta Pusat, pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk angka itu Daihatsu hanya menyumbang sebagian kecil atas Produk Ekspor menggunakan merek sendiri. Sisanya adalah Mazda, dan dominan dikuasi merek Toyota yang diproduksi Daihatsu Hingga Indonesia. Tetapi begitu, Agung tak mengurai persentase atas ketiga merek tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi dipahami, Daihatsu memproduksi banyak merek Toyota Sebagai pasar Produk Ekspor seperti Town Ace, Lite Ace, Rush, Raize, dan juga Wigo. Lalu merek Mazda adalah Bongo yang menjadi kembar Gran Max.
Daihatsu hanya mengekspor Kendaraan Pribadi menggunakan emblem sendiri yaitu Gran Max.
“Yang pakai merek Daihatsu sebenarnya sedikit,” ungkapnya.
Untuk data, Filipina menjadi destinasi terbesar Sebagai Produk Ekspor Daihatsu Didalam 35 persen, Jepang sebesar 10 persen, dan Meksiko 9 persen. Lalu model Low SUV menyumbang 46 persen, diikuti hatchback 27 persen, dan SUV medium 9 persen.
Sedangkan angka produksi Daihatsu Indonesia yang meliputi Toyota Grup Pada 2025 berjumlah lebih Untuk 381 ribu unit.
Di 2025, produksi Daihatsu saja Hingga Indonesia turun 33 persen menjadi 130.441 unit dan penjualan ritel domestiknya susut 18,1 persen menjadi 136.855 unit.
Meski begitu Daihatsu tetap menjadi merek Kendaraan Pribadi terlaris kedua Hingga Indonesia ketika total penjualan ritel nasional Di 2025 anjlok 6,3 persen.
(ryh/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Produk Ekspor Kendaraan Pribadi CBU Daihatsu Naik Pada Penjualan Domestik Surut











