Bisnis  

Serangan Houthi Di Arab Saudi Tekan Harga Migas Dunia, Brent Bertahan Di USD109 per Barel

loading…

Sebuah nyala api yang sangat besar Di cerobong asap membakar sisa-sisa bahan mudah terbakar Setelahnya terjadi ledakan Di fasilitas pengolahan Di kilang ExxonMobil Di Torrance, California, Di Rabu, 18 Februari 2015. FOTO/AP

NEW YORK – Harga Migas dunia ditutup bervariasi Di perdagangan Senin (19/10) Di Di meningkatnya ketegangan Di Timur Di Setelahnya kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan Di sejumlah sasaran Di Arab Saudi. Kekhawatiran Di gangguan pasokan Melewati Selat Hormuz membayangi pasar, Walaupun Protes ambil untung investor Setelahnya reli pekan Sebelumnya turut menekan harga Migas Brent.

“Serangan Di Saudi hingga pencabutan Pembatasan Rusia Memperbaiki prospek Produk Ekspor bahan bakar tambahan, tetapi ketidakpastian atas implementasi dan durasinya membatasi kepercayaan Di peningkatan pasokan yang berkelanjutan,” tulis perusahaan analisis energi Gelber and Associates Di catatan pasar dikutip Di Reuters, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga: Biaya Hidup Kian Mencekik, 5 Negeri Eropa Ini Dilanda Gelombang Penolakan Antipemerintah

Harga Migas mentah berjangka Brent Untuk Kesepakatan pengiriman Desember 2026 turun 31 sen atau 0,3% menjadi USD109,55 per barel. Harga tersebut terkoreksi Setelahnya sempat anjlok lebih Di USD3 per barel Di sesi perdagangan, menyusul Protes ambil untung investor Setelahnya reli pekan lalu yang membawa harga Di level tertinggi Di lima bulan.

Kelompok Houthi mengklaim menyerang sejumlah sasaran Di Arab Saudi, termasuk fasilitas Aramco Di Yanbu, ladang Migas Shaybah, Bandara Internasional King Khalid Di Riyadh, dan Bandara Abha. Tetapi, otoritas Arab Saudi belum mengonfirmasi klaim tersebut dan Reuters belum dapat memverifikasinya secara independen.

Risiko gangguan pasokan juga Meresahkan Setelahnya sebuah kapal tanker Migas dilaporkan terbakar dan meledak akibat menabrak ranjau laut Di Dibagian selatan Selat Hormuz Di Minggu (18/10), menurut Garda Revolusi Iran sebagaimana diberitakan media Iran. Perusahaan analisis Kpler mencatat aliran Migas mentah Melewati jalur strategis tersebut turun menjadi rata-rata Di 8,5 juta barel per hari Di pekan lalu, Di lebih Di 20 juta barel per hari Di pekan Sebelumnya.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Serangan Houthi Di Arab Saudi Tekan Harga Migas Dunia, Brent Bertahan Di USD109 per Barel

nagabet76slot gacorslot online slot gacor terpercaya
server slot thailand
slot gacor mudah maxwin
nagabet76 login
situs slot gacorbr Slot Gacor Resmi Hari Ini
https://indyfest.net/
https://indyfest.net/gallery/
https://indyfest.net/privacy-policy-2/
https://www.tcconstruct.net/projects