loading…
Dikembangkan Untuk waktu 18 bulan yang singkat, senjata ini memungkinkan Ukraina Untuk melancarkan serangan jauh Hingga Area musuh.
Untuk konteks peperangan modern yang menuntut senjata presisi, produksi massal, dan biaya yang wajar,Amerika Serikattelah Membuat rudal jelajah Terbaru yang disebutAGM-188A Rusty Dagger.
Ini adalah produk unggulan Untuk Langkah Extended Range Attack Munition (ERAM), yang dirancang Untuk Memberi kemampuan serangan jarak jauh Didalam biaya yang jauh lebih rendah daripada rudal jelajah tradisional.
Didalam tingkat Pembuatan yang memecahkan Catatan,rudal AGM-188A Rusty Daggertidak hanya memperkuat kekuatan Angkatan Udara AS tetapi juga Didalam cepat menjadi solusi Untuk mendukung sekutu, terutamaUkraina.
Rudal AGM-188A Rusty Daggerdikembangkan Didalam Zone 5 Technologies berdasarkan Perjanjian Didalam Angkatan Udara AS. Langkah ERAM, yang diluncurkan Di tahun 2024, bertujuan Untuk menciptakan amunisi serang serbaguna yang menggabungkan fitur rudal jelajah dan bom berpemandu pintar.
Rudal FP-9 Ukraina, Didalam Kecepatanakses Mach 7, jangkauan 855 km, dan hulu ledak 800 kg, merupakan tantangan Untuk Lini Dibelakang udara.
Rudal AGM-188A Rusty Daggerdiluncurkan Untuk udara, mampu terbang jarak jauh Didalam Kecepatanakses subsonik, dan membawa hulu ledak yang cukup kuat Untuk menghancurkan target bernilai tinggi.
Salah satu fitur yang menonjol adalah proses pengembangannya yang sangat cepat: hanya Untuk waktu Disekitar 18 bulan,rudal AGM-188A Rusty Daggerberalih Untuk Prototipe Hingga pengujian aktual dan Menunjukkan tanda-tanda kesiapan Untuk penyebaran awal.
Menurutforbes.com,Untuk segi desain,rudal AGM-188A Rusty Daggertermasuk Untuk kelas senjata Didalam berat Disekitar 200-225 kg, setara Didalam bom Mk 82 standar seberat 500 pon.
Rudal AGM-188A Rusty Daggermemiliki panjang badan hanya Disekitar 2,64 meter, Supaya mudah diintegrasikan Hingga berbagai platform pesawat tanpa modifikasi besar.
Perbedaan utama Untuk bom berpemandu konvensional adalah bahwarudal AGM-188A Rusty Daggerdilengkapi Didalam mesin turbojet kecil (seperti PBS TJ80), yang memungkinkannya Untuk mempertahankan penerbangan jelajah Didalam Kecepatanakses minimal Mach 0,6 (Disekitar 690-735 km/jam).
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Didepan Medan Pertempuran











