Jakarta -
Tips membuat kue kering enak dan mewah dibagikan Dari chef Yongki Gunawan. Kali ini chef senior tersebut membuat kue sagu Bersama tambahan kacang macadamia hingga pistachio.
Kue sagu tidak kalah populer Sebagai sajian lebaran. Kue kering tradisional ini berbahan dasar utama tepung sagu Bersama tekstur renyah Hingga luar, tetapi lumer Hingga mulut.
|
Chef Yongki Gunawan bagikan tips membuat kue sagu macadamia. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
|
Chef Yongki Gunawan membagikan resep membuat kue sagu yang lebih Menarik Perhatian. Tidak disajikan polos, tetapi kue tersebut dikreasikan Bersama tambahan kacang macadamia hingga pistachio.
Beberapa tips juga dibagikan Dari chef senior tersebut agar kue sagu yang dibuat tidak gagal dan rasanya enak.
Begini tipsnya :
1. Wajib pakai tepung terigu berprotein Lagi
Di pembuatan kue kering, penting Sebagai memperhatikan jenis tepung yang dipakai. Chef Yongki menekankan agar tepung terigunya harus berprotein Lagi, tidak boleh berprotein rendah atau tinggi.
Penggunaan tepung terigu berprotein Lagi ini Berencana Memberi Kesejaganan tekstur kue yang renyah, tetapi tidak terlalu kering atau mudah hancur.
2. Tepung harus disangrai terlebih dahulu
Baik tepung terigu maupun tepung sagu harus disangrai terlebih dahulu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Selain menggunakan tepung terigu berprotein Lagi, chef Yongki juga menekankan agar tepung disangrai terlebih dahulu.
“Tepungnya harus dipanggang dulu atau Anda sangrai dulu. Kalau Anda tidak sangrai atau panggang dia Berencana melempem, kesatu. Kedua dia Berencana bau tengik Lantaran terigunya masih mentah,” ujar chef Yongki.
Proses pemanggangan atau terigu yang disangrai ini juga bisa membuat kue kering Bertahan lebih lama, Disekitar 2 sampai 3 bulan.
3. Tepung sagu juga disangrai
Jenis kue kering satu ini menggunakan tepung sagu sebagai bahan utama. Sama seperti tepung terigu, tepung sagu yang Berencana digunakan juga perlu disangrai terlebih dahulu.
“Kalau sangrai tepung sagu ini, kalau bisa sagunya dikasih daun pandan sedikit Karena Itu agak semi-semi bau pandan gitu enak,” jelas chef Yongki.
4. Jangan pakai santan segar
Hingga Di resepnya, chef Yongki menggunakan santan. Tetapi ia menyarankan Sebagai menghindari santan segar dan lebih baik pakai santan kemasan.
“Sebaiknya kalau bisa jangan pakai santen segar ya. Kalau bisa pakai santan kemasan aja ya, Karena Itu kuenya lebih Bertahan,” ujarnya.
Santan kemasan lebih disarankan Lantaran Energi Hingga dalamnya sudah tidak ada atau ditarik, Supaya teksturnya lebih kental dan awet.
5. Pastikan pakai tepung sagu asli
Pastikan tepung sagu yang dipakai memang asli, bukan justru tepung singkong. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Chef Yongki juga menggunakan tepung sagu asli. Pasalnya banyak tepung sagu Hingga pasaran yang dicampur atau diganti Bersama tepung singkong.
Chef Yongki Membeberkan, “Saya pakai tepung sagu asli ya, bukan tepung singkong.”
Tepung sagu asli bisa diidentifikasikan Di warna serta tekstur. Umumnya yang asli punya warna putih sedikit keruh kekuningan Bersama tekstur lebih kesat atau kasar. Harganya juga lebih mahal daripada tepung singkong atau tapioka yang lebih terjangkau dan licin.
Penggunaan tepung sagu asli juga sangat krusial supaya menghasilkan tekstur kue sagu yang renyah sekaligus lembut.
6. Macadamia bisa diganti kacang apapun
Kacang macadamia bisa diganti Bersama kacang apapun. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Jenis kacang yang dipakai juga tidak harus selalu macadamia.
Chef yang sudah berpengalaman Pada lebih Di 40 tahun ini Membeberkan, “Kalau Anda gak mau pake macadamia kan mahal ya, Anda bisa ganti Bersama kacang tanah atau Indonesia tuh kacang mete. Kalau gak mau juga Anda bisa pakai emping enak.”
Karena Itu tidak harus berpaku Di kacang macadamia. Bisa disesuaikan Bersama selera.
Selain masukkan Hingga adonan, kacang tersebut juga bisa dijadikan topping Hingga atasnya. Lalu bisa diberi parutan keju supaya lebih enak.
7. Panggang Bersama suhu tepat
Panggang kue macadamia ini Di suhu tepat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Sesudah dicetak, kue sagu ini siap dipanggang!
Tetapi suhu panggangan juga perlu diperhatikan. Chef Yongki Membeberkan bila kue ini bisa dipanggang Hingga suhu 130 derajat celcius.
“Inget-inget ya. Saya suka lihat ada yang manggangnya 150 derajat, 160, jangan-jangan. Nanti terlalu panas akhirnya gak matang dalamnya,” ujar chef ini.
Proses pemanggangan bisa dilakukan Pada 30 sampai 40 menit. Tetapi Sesudah 15 menit Hingga awal, kue ini sebaiknya dikeluarkan Di oven terlebih dahulu dan tunggu sampai dingin. Barulah masukkan lagi Hingga oven dan panggang Bersama suhu sama Pada 15 menit.
“Dan sudah kuenya matang dan lifetime (ketahanan) kuenya juga lama. Tapi Bersama satu syarat tadi, sagunya harus disangrai dulu. Kalau gak disangrai mentah, kadang-kadang dia gak Bertahan lama,” pungkas chef Yongki.
Sesudah kue kering dikeluarkan Di oven, chef Yongki menyarankan agar kue tersebut disimpan Di tempat kering atau ruangan berpendingin udara supaya tidak melempem. Jika sudah dingin, kue bisa disajikan dan dinikmati.
(aqr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 7 Tips Bikin Kue Kering Mewah ‘Macadamia Sagu’ ala Chef Yongki Gunawan















