Jakarta –
Bulan Ramadan selalu hadir Bersama suasana yang khas dan penuh makna. Masing-masing Bangsa punya Kebiasaan tersendiri Untuk menyambut bulan suci.
Bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, Ramadan juga menjadi momen kebersamaan yang dirayakan Bersama beragam Kebiasaan unik Hingga berbagai belahan dunia.
Setiap Bangsa punya cara tersendiri Untuk menyambut dan menjalani bulan suci ini, mulai Bersama Kebiasaan membangunkan sahur hingga kegiatan ngabuburit menjelang berbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan Kebiasaan Dunia membuat Ramadan terasa Lebihterus berwarna. Lalu, Kebiasaan unik apa saja yang dilakukan Komunitas Hingga berbagai Bangsa Pada Ramadan? Simak 5 Kebiasaan unik Pada Ramadan Hingga berbagai Bangsa:
1. Davulcu, Turki
Melansir informasi Khaleej Times, Sabtu (7/3/2026), Hingga Turki, suasana Ramadan terasa Lebihterus khas Bersama hadirnya Kebiasaan penabuh drum sahur yang sudah ada Dari masa Kekaisaran Ottoman.
Kebiasaan ini dikenal Bersama sebutan davulcu, yakni para penabuh drum yang berkeliling kampung Sebagai membangunkan warga sahur. Setiap dini hari, lebih Bersama ribuan penabuh drum mengenakan Busana tradisional Ottoman menyusuri jalanan sambil menabuh drum berkepala dua khas Turki.
2. Nafar, Maroko
Hingga Di suasana hening menjelang fajar Hingga Maroko, terdapat rombongan nafar Bersama suara terompet tradisional yang terdengar memecah keheningan. Sosok utusan sahur ini bertugas Sebagai membangunkan sahur warga setempat.
Mengenakan Busana khas tradisional, Kebiasaan ini dipercaya telah ada Dari abad ketujuh dan terus dilestarikan hingga kini. Hingga Di perkembangan Keahlian dan penggunaan alarm modern, Kebiasaan meniup terompet Sebagai membangunkan sahur tetap bertahan.
3. Ngabuburit, Indonesia
Ngabuburit Karena Itu kebiasaan umum Komunitas Indonesia Sebagai menunggu waktu iftar. Melansir detiknews, Sabtu (7/3), ngabuburit berasal Bersama bahasa Sunda yaitu singkatan Bersama kata ngalantung ngadagoan burit atau artinya bersantai sambil menunggu waktu sore.
Ngabuburit biasanya dilakukan Ke sore hari sembari menunggu azan magrib pertanda waktu berbuka puasa. Pada ngabuburit, Komunitas biasanya Perjalanan Kaki sore, duduk bersantai, hingga berburu takjil dan Masakan.
4. Mheibes, Irak
Suasana malam Ramadan Hingga Irak tak berhenti hanya Ke momen berbuka puasa. Sesudah iftar, kaum pria berkumpul Sebagai memainkan permainan tradisional bernama Mheibes.
Mheibes dimainkan Bersama dua kelompok besar yang saling berhadapan. Salah satu Regu menyembunyikan sebuah cincin kecil Hingga tangan salah satu anggotanya, Sambil Itu Regu lawan harus menebak Hingga tangan siapa cincin tersebut berada.
Permainan ini mengandalkan kecermatan, intuisi, dan kelicikan yang halus. Mheibes menjadi simbol kebersamaan dan Kebiasaan sosial yang mempererat hubungan antarwarga Pada bulan suci Ramadan Hingga Irak.
5. Roza Kushai, Pakistan
Melansir Arab News, Rabu (25/2), Pakistan punya Kebiasaan yang unik Pada Ramadhan. Hingga Karachi, warga setempat punya Kebiasaan merayakan puasa pertama Sebagai anak-anak.
Momen Pada mereka menjalankan puasa Ramadan Sebagai pertama kali. Kegiatan ini dirayakan Bersama Citarasa istimewa, hadiah Bersama keluarga dan teman, serta kebanggaan Lantaran berhasil menunaikan ibadah puasa Pada sehari penuh.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 5 Kebiasaan Unik Pada Ramadan Hingga Berbagai Bangsa, Ada Bangunin Sahur-Ngabuburit











