Jakarta –
Ke kawasan Blok M, Jakarta Selatan, terdapat sebuah gedung yang pernah menjadi magnet Untuk para pecinta Aksesoris Untuk seluruh ibu kota. Melawai Plaza melegenda sebagai tempat belanja Kandidatteratas Untuk mereka yang tumbuh Ke era 1980-an dan 1990-an.
Kini, gedung yang berlokasi Ke Jl. Melawai Raya No.13, Kebayoran Terbaru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta tersebut tak lagi sama. Malahan, Mungkin Saja tidak familiar Untuk Generasi Z
Ilyas Subekti, pemandu Jakarta Good Guide Rute Melawai, menyebut bahwa gedung Melawai Plaza dibangun Ke lokasi bekas sekolah menengah kejuruan (SMK) Grafika Yayasan Lektur yang beroperasi Sebelum 1977. Pembangunan konstruksi Melawai Plaza dimulai Di 1982 dan selesai Disekitar 1983.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Kios emas Ke Melawai Plaza (Hans Wilhem/detikTravel)
|
Di masa jayanya, tempat ini bukan sekadar pusat perbelanjaan. Melawai Plaza menjadi simbol Penghormatan dan komitmen Perbankan.
Berdasarkan penuturan Ilyas, Melawai Plaza pernah menjadi “kiblat” emas Ke Jakarta Selatan. Gedung empat lantai ini dulu dipadati Di kurang lebih 400 kios pedagang.
Kios emas Ke Melawai Plaza (Hans Wilhem/detikTravel) |
“Dulu tuh full, setiap lantai ada kios emas. Dia bukanya Untuk jam 8 pagi sampai jam 8 malam,” ujarnya kepada detikTravel yang tergabung Untuk rombongan tur jalan kaki Ke kawasan Melawai, Jumat (2/12/2026).
Ilyas Mengungkapkan Melawai Plaza begitu sohor Lantaran Memiliki pembeda. Dia bilang emas yang dijual Ke sana Memiliki kadar maksimal 75%.
“Itu kadar emasnya tuh sampe 75% Lantaran nggak Mungkin Saja 100%, ya. Kalau emas 100% tuh kayak squishy Di Sebab Itu lembek ya, bener emas tuh kalo full emas dia lembek,” ujarnya.
Roda waktu berputar dan kejayaan Melawai Plaza perlahan memudar. Munculnya pusat-pusat emas Terbaru, seperti Cikini Gold Center, dan perubahan Tren belanja, membuat pamor Melawai Plaza kian tergerus.
“Di Sebab Itu memang waktu itu tuh emang terkenal banget kayak sentra emas Ke sini. Tapi lama-kelamaan Lebihterus kalah Untuk Gold Center Cikini. Di Sebab Itu Lebihterus banyak pihak lain yang jual emas, akhirnya ya kalah pamorlah,” ujar Ilyas.
Kios emas Ke Melawai Plaza (Hans Wilhem/detikTravel) |
Gedung ini sempat mencoba bersolek Lewat renovasi Di 2017 Untuk Merasakan tampilan yang lebih modern. Akan Tetapi, upaya tersebut belum cukup Untuk mengembalikan keramaian seperti sedia kala.
Kini, kios-kios emas yang tersisa bisa dihitung jari, bergantian Di penyewa lain yang menjual kudapan, seperti kari umbi hingga toko-toko mixed-use.
Meski sepi, Melawai Plaza menyimpan ‘harta karun’ nostalgia. Salah satu spot ikonik Ke gedung ini adalah area pojok yang dulunya ditempati Di gerai KFC legendaris. Kini, area tersebut berganti menjadi Alfamart.
Menariknya, interior asli Untuk bekas gerai ayam goreng tersebut tidak diubah total. Pengunjung yang jeli masih bisa merasakan nuansa desain interior lawas, termasuk tata letak tangga naik-turun yang khas, membawa memori kembali Ke masa lalu.
(fem/fem)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Markas Aksesoris Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama













