Jakarta, CNN Indonesia —
Penjualan Kendaraan Pribadi nasional Ke Mei 2026 merosot tajam usai Merasakan peningkatan Ke April 2026. Perolehan wholesales Mei 2026 terekam surut 14,3 persen, sedangkan retailnya menurun 5,1 persen.
Di data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales atau distribusi Kendaraan Pribadi Di pabrik Hingga dealer Pada Mei 2026 berjumlah 69.219 unit. Sambil April 2026 terpantau lebih tinggi Di 80.779 unit.
Ke April 2026 penjualan tumbuh 31,8 persen Di Maret.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelahnya Itu Ritel atau penjualan Di dealer Hingga konsumen Ke Mei 2026 tercatat 71.890 unit, jatuh Di April sebanyak 75.736 unit.
Penjualan Ke Mei 2026 masih lebih baik jika dibanding bulan yang sama Ke 2025 baik secara wholesales atau Ritel.
Wholesales Ke Mei 2025 hanya 60.697 unit dan retailnya 61.546 unit.
Pasar Kendaraan Pribadi Terbaru nasional juga masih Merasakan kenaikkan Ke Januari-Mei 2026 dibandingkan lima bulan pertama Ke 2025.
Wholesales Januari-Mei 2026 naik 12,8 persen menjadi 359.015 unit dan retailnya tumbuh 8,8 persen Karena Itu 359.490 unit.
Gaikindo sendiri menargetkan penjualan Kendaraan Pribadi Terbaru Ke Di negeri mencapai 850 ribu unit Ke 2026 atau naik 5,4 persen Di hasil 2025 yakni 803.687 unit.
Target ini kemungkinan tercapai mengingat 2026 masih menyisakan enam bulan lebih.
Penjualan Kendaraan Pribadi Januari-Mei 2026:
Januari 66.499
Februari 81.247
Maret 61.271
April 80.779
Mei 69.219
Total: 359.015
(fea/fea)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Penjualan Kendaraan Pribadi Terbaru Mei 2026 Anjlok 14,3 Persen











