loading…
Dialog bertajuk Ekonomi Restoratif: Merangsang Aturan dan Pembiayaan Untuk Inisiatif Berbasis Alam Hingga Institut Français Indonesia, Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
“Jangan vis a vis. Yang sudah kadung merusak Akansegera kita berikan jeweran supaya mereka mau memulihkan lingkungan. Kita Di mendata mereka. Itu yang Akansegera kita kerjakan nanti,” kata Pembantu Presiden Pembantu Presiden Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat Di dialog bertajuk Ekonomi Restoratif: Merangsang Aturan dan Pembiayaan Untuk Inisiatif Berbasis Alam Hingga Institut Français Indonesia, dikutip Ke Sabtu (25/7/2026).
Baca Juga: Jumhur Dapat Wisdom Di Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Jumhur mengatakan pemerintah Merangsang pendekatan development through environmental protection atau pembangunan Lewat perlindungan lingkungan. Menurut dia, pelaku usaha yang telah menimbulkan kerusakan lingkungan perlu didorong Untuk berkontribusi Di Langkah Penyembuhan ekosistem sebagai Dibagian Di pembangunan yang berkelanjutan.
Di kesempatan yang sama, The PRAKARSA Melakukan Prototipe ekonomi restoratif sebagai pendekatan yang mengintegrasikan Penyembuhan lingkungan Bersama penciptaan manfaat sosial dan ekonomi Untuk Kelompok. Direktur Eksekutif The PRAKARSA Victoria Fanggidae mengatakan hasil Kajian yang dilakukan lembaganya diharapkan dapat menjadi masukan Di penyusunan Aturan nasional.
“Kami ingin Menampilkan suara mereka Di lapangan lewat Layar Lebar ini. Harapan kami, temuan Kajian ini dapat terhubung Supaya bisa menjadi agenda bersama, menjangkau ruang para pembuat Aturan Hingga Jakarta dan tidak Dari Sebab Itu gerakan sendiri-sendiri,” ujar Victoria.
Dialog tersebut dirangkai Bersama pemutaran Layar Lebar dokumenter yang mengangkat praktik Penyembuhan ekosistem Hingga empat Area, yakni Siak (Riau), Tamanmartani Hingga Kabupaten Sleman (Yogyakarta), Sigi (Sulawesi Di), dan Tampelas Hingga Kabupaten Katingan (Kalimantan Di). Forum itu mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, sektor keuangan, akademisi, organisasi Kelompok sipil, serta media Untuk Menyoroti Pembuatan ekonomi berbasis alam.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ekonomi Restoratif Digagas Dari Sebab Itu Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan











