Jakarta –
Sebuah video viral memperlihatkan pegawai McDonald’s Hingga Amerika Serikat (AS) memperlakukan pesanan secara tidak sopan sekaligus tidak higienis. Insiden ini terjadi Hingga sebuah gerai Hingga Southbridge, Massachusetts, dan Lagi diselidiki pihak kepolisian setempat.
Untuk video yang beredar, seorang pegawai terlihat Membahas segenggam kentang goreng, memasukkannya Hingga mulut, lalu menaruhnya kembali Hingga Untuk wadah takeaway merah yang digunakan Bagi pesanan pelanggan.
Rekaman itu juga Menunjukkan pegawai lain yang berada Hingga dekatnya tampak tertawa sambil memegang wadah kentang goreng tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir Untuk NDTV Food (13/5), video itu pertama kali muncul Hingga media sosial Sebelumnya akhirnya menyebar luas. Tak butuh waktu lama, video tersebut ramai dibicarakan dan memunculkan perhatian Yang Terkait Bersama standar penanganan Citarasa Hingga restoran tersebut.
Sesudah video viral, pemilik waralaba McDonald’s, keluarga Spadea dan Balducci, Menerbitkan pernyataan resmi Yang Terkait Bersama kejadian tersebut. Mereka menyebut tindakan pegawai Untuk video tidak sesuai Bersama standar Perlindungan Citarasa perusahaan.
“Tindakan individu-individu tersebut tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan standar Perlindungan Citarasa maupun nilai organisasi kami,” ujar pihak pemilik waralaba.
Mereka juga mengatakan pegawai yang terlibat sempat diskors Sesudah video itu viral. Sesudah dilakukan investigasi internal, keduanya dipastikan sudah tidak lagi bekerja Hingga restoran tersebut.
|
Video viral memperlihatkan seorang pegawai McD ‘mencicipi’ kentang goreng pelanggan. Foto: Food NDTV
|
Hingga Di Itu, pihak manajemen juga mereka bekerja sama Bersama otoritas Keadaan lokal dan kepolisian.
Untuk hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya Pelanggar Keadaan publik Hingga outlet tersebut. Ke Pada Yang Sama, Departemen Kepolisian Southbridge mengatakan mereka Merasakan sejumlah laporan dan informasi Untuk Kelompok Sesudah video tersebut ramai dibicarakan.
Untuk pernyataan yang diunggah Hingga Facebook, polisi mengatakan Lagi memastikan apakah Citarasa Untuk video benar-benar diberikan kepada pelanggan dan apakah ada pihak yang terdampak.
“Bagi Pada ini, Tindak Kejahatan Lagi ditangani bersama dewan Keadaan dan manajemen restoran. Kami juga Lagi menentukan apakah Citarasa tersebut akhirnya disajikan kepada pelanggan dan mengidentifikasi kemungkinan pihak yang terdampak,” tulis kepolisian Southbridge.
Polisi juga mengatakan mereka Lagi meninjau rekaman CCTV dan informasi lain Bagi mengetahui kronologi lengkap kejadian. Hingga kini, belum ada korban yang teridentifikasi.
Tetapi, Keinginan hukum tetap dapat diajukan jika muncul bukti bahwa ada pelanggan yang terkena dampaknya, terutama Yang Terkait Bersama Bersama Tindak Kejahatan food tampering atau merusak Citarasa.
(adr/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pegawai McD AS Dipecat Usai Ketahuan ‘Cicipi’ Kentang Goreng Pelanggan











