Jusuf Kalla Nilai WFH hanya Hemat BBM Sebagai ASN, Tapi Efeknya Males Kerja!

loading…

Mantan Wapres Jusuf Kalla menilai penerapan WFH satu hari sepekan Sebagai ASN hanya efektif Untuk pegawai itu sendiri. Tetapi, berefek pegawai malas bekerja. Foto/Jonathan Simanjuntak

JAKARTA – Mantan Wakil Pemimpin Negara (Wapres) Jusuf Kalla menilai penerapan Work From Home (WFH) satu hari sepekan Sebagai Aparatur Sipil Bangsa (ASN) hanya efektif Untuk pegawai itu sendiri. Tetapi, dia menilai Aturan itu justru Berencana berefek pegawai malas bekerja.

“Artinya ada efektifnya, yaitu penghematan bahan bakar Untuk pegawai. Tetapi efeknya mereka tidak kerja. Itu layanan pemerintah itu besar sekali,” ujar Jusuf Kalla (JK) kepada wartawan Ke Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Mengapa WFH ASN Dipilih Hari Jumat? Ini Penjelasan Menko Perekonomian

Menurut JK, Aturan ini Berencana Lebih parah apabila diterapkan Ke sektor-sektor perusahaan. Menurut dia, efek domino akibat Aturan ini Berencana turut terasa Di perekonomian.

“Apalagi kalau masih diminta pengusaha lagi, bagaimana penjualan, bagaimana produksi? Berencana turun. Itu bahayanya Dampaknya ini,” tutur dia.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jusuf Kalla Nilai WFH hanya Hemat BBM Sebagai ASN, Tapi Efeknya Males Kerja!