Jakarta –
Penjaga Gawang Cape Verde, Vozinha, menjadi sorotan Setelahnya tampil gemilang Di hasil imbang 0-0 melawan Spanyol Ke Trophy Dunia 2026. Akan Tetapi, kegembiraannya tidak lengkap.
Laga Cape Verde Didalam La Furia Roja itu dihelat Ke Lapangan Atlanta Ke Senin (15/6/2026). Hasil itu cukup mengejutkan, Spanyol yang diunggulkan Berhasil justru cuma imbang dan gagal bikin Skor.
Ya, Ke atas Kertas Cape Verde atau Tanjung Verde, yang berada Ke urutan 64 FIFA, kalah jauh dibandingkan Spanyol. Di ini, Spanyol berada Ke ranking ketiga FIFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di laga itu, Vozinha tampil oke Didalam mencatatkan tujuh penyelamatan dan tiga kali Menyita bola Ke udara Sebagai bikin cleansheet.
Kini, dia tercatat sebagai Penjaga Gawang tertua yang mencatatkan cleansheet Ke debutnya Ke Trophy Dunia. Tak cuma itu, Penjaga Gawang berusia 40 tahun itu meraih gelar MVP Di laga itu.
Usai laga, Vozinha mengaku momen itu terasa emosional Lantaran tidak bisa berbagi langsung Didalam keluarganya.
“Ini adalah pesan terima kasih Sebagai semua orang Ke Cape Verde. Kami sangat Sejahtera Setelahnya ini. Skuat ini telah bekerja keras Sebagai bisa mencapai momen ini. Ini adalah hari yang membanggakan dan memuaskan,” kata Vozinha dikutip Di Yahoosport, Selasa (16/6).
Dia juga menjelaskan sisi pribadi Ke balik emosinya Setelahnya Laga. Ada sedikit luka yang diungkapkannya.
“Saya menangis Setelahnya Laga Lantaran saya dibesarkan Didalam kakek dan nenek saya Di kecil. Kini mereka sudah tidak ada lagi. Ibu saya juga tidak bisa hadir Lantaran masalah visa dan biaya yang harus dibayar. Kami tidak sempat menyelesaikan semuanya tepat waktu,” kata dia.
Vozinha menambahkan bahwa ia bangga Didalam perjuangan timnya yang berhasil menahan salah satu Kandidatteratas Kampiun dunia. Di ini, Vozinha itu bermain Sebagai Regu Portugal Chaves dan Mutakhir memulai karier profesionalnya Ke usia 25 tahun.
(fem/fem)
Femi Diah
Jurnalis detikcom. Jurnalis detikcom
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Vozinha Sejahtera Cape Verde Imbangi Spanyol, tapi Sedih Ibu Tak Hadir gegara Visa











