Seorang pria Hingga Surabaya bernama Mohammad Rizal Putra Hadi harus bertahan hidup hanya Bersama satu ginjal. Situasi ini terjadi Setelahnya dirinya didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium lanjut.
Lewat postingan yang diunggah Hingga akun TikTok @rizalfuel, ia mengungkapkan kronologinya. Awalnya, pria berusia 35 tahun itu tidak merasakan Tanda apa pun.
Sampai tiba-tiba mengeluh nyeri perut Hingga Pada kanan, hingga sakit sampai menjalar Hingga punggung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Aku nggak bisa ngapa-ngapain, tiduran aja. Mau Hingga kamar mandi pun itu aku beneran kayak merangkak. Dan aku rasanya itu mual banget,” terang Rizal Di video yang diunggah Hingga akun TikTok miliknya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan, Rabu (22/4/2026).
Jalani Pemeriksaan Hingga RS
Merasa keluhannya Lebih memburuk, ia langsung dibawa Hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD) Hingga sebuah Fasilitas Medis. Rizal juga sempat pindah-pindah Fasilitas Medis Sebagai bisa Memperoleh jawaban pasti soal penyebab keluhannya itu.
“Karena Itu Hingga Agustus 2025, aku pakai BPJS buat ngecek keadaan ginjalku. Lantaran kemarin-kemarin aku pindah banyak Fasilitas Medis aku tidak Merasakan jawaban sebenarnya Gangguan yang Hingga ginjalku itu apa,” jelas Rizal.
“Akhirnya Hingga Agustus 2025 tersebut Fasilitas Medis BPJS tersebut menyarankan aku Sebagai CT scan kontras yang dijadwalkan satu bulan Setelahnya aku konsultasi, which is Hingga bulan September 2025,” lanjutnya.
Awalnya Dikira Batu Ginjal
Sebelumnya menjalani CT scan kontras, Rizal sempat menjalani USG Sebagai melihat Situasi ginjalnya. Pada itu, Praktisi Medis mmelihat ada massa yang dikira batu ginjal kecil yang ukurannya kurang lebih 3 cm.
Praktisi Medis sempat merasa kurang yakin Bersama hasil USG tersebut. Akhirnya Rizal disarankan Sebagai mengecek kondisinya Hingga Fasilitas Medis lain dan menjalani CT scan.
Disekitar dua minggu Lalu, hasil CT scan kontras keluar. Ia didiagnosis Merasakan kanker ginjal sarkoma grade 4 dan harus segera melakukan operasi pengangkatan ginjal.
“Akhirnya aku divonis penyakitku itu memang benar kanker ginjal dan ginjalku harus diangkat. Lantaran kemarin Situasi kanker yang dikira batu ginjal itu Disekitar 3 cm yang sudah berubah menjadi 8 cm,” beber Rizal.
“Mau nggak mau, ginjal kananku ini harus diangkat. Meski awalnya aku denial dan lain-lain, tapi aku dan orang tuaku akhirnya menyutujui Sebagai diangkat kanker ginjalku Hingga 18 November 2025, which is dua bulan Setelahnya aku divonis kanker,” sambungnya.
Tetapi, Pada itu Rizal masih mencari opsi lain Hingga Fasilitas Medis umum dan bertemu Bersama Praktisi Medis Terbaru. Dan Hingga akhir Oktober, Praktisi Medis tersebut memintanya Sebagai melakukan MRI Lantaran Situasi ginjalnya sudah Lebih parah.
Pada itu, Rizal sudah mulai Merasakan kencing darah sedikit dan badannya yang terasa Lebih lemas. Bersama hasil MRI, ternyata massa yang ada Hingga ginjalnya sudah berkembang menjadi 12 cm.
“Si Praktisi Medis Fasilitas Medis umum ini bilang harus segera dioperasi secepatnya. Karena Itu aku memilih Sebagai menjalani operasi pengangkatan ginjal Bersama biaya mandiri Hingga Fasilitas Medis umum tersebut Ke 6 November 2025,” katanya.
Situasi Ginjal yang Nyaris ‘Lengket’
Pada operasi, Praktisi Medis mulai membuka area perut yang dimaksud. Regu medis melihat posisi kanker ginjalnya sudah berukuran 18 cm dan mulai menempel Ke organ yang ada Hingga sekitarnya.
“Sampai dokternya bilang Hingga orang tuaku, kalau misalnya ini nanti lengket, kita tutup kembali dan nggak bisa operasi,” kenang Rizal.
Praktisi Medis yang menanganinya pun memanggil satu Praktisi Medis bedah spesialis lagi Sebagai membantu menangani Tindak Kejahatan Rizal. Beruntungnya, kondisinya masih hanya menempel dan tidak sampai lengket Hingga organ lain.
“Alhamdulillah cuma nempel saja, nggak sampai lengket. Dan Praktisi Medis bedahnya waktu itu bilang sudah diangkat bersih kanker ginjalku,” ujarnya.
Meski begitu, pascaoperasi Rizal mulai merasakan perbedaan yang terjadi Hingga hidupnya. Energinya menurun, mulai mengubah pola makannya Bersama mengonsumsi real food, serta Mengurangi intensitas olahraganya.
Biasanya ia melakukan Latihan 3-4 kali seminggu. Jenis Latihan yang biasanya digeluti seperti MuayThai dan boxing, yang harus ia tinggalkan.
Hingga Di Itu, bekas lukanya juga masih sering terasa sakit dan seperti tertarik. Malahan, posisi tidurnya juga terbatas, seperti tidak bisa terlalu lama berbaring miring Hingga kanan atau Hingga kiri.
“Atau misalnya duduknya yang terlalu telungkup juga nggak bisa, Lantaran itu bakalan nyeri banget sih,” pungkasnya.
Halaman 2 Bersama 3
(sao/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Awal Mula Pria Surabaya Kena Kanker Ginjal Hingga Usia 30-an, Sempat Dikira Sakit Perut Biasa











