loading…
Inayah Wahid, putri Pemimpin Negara Di-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto/Dok SindoNews
Menurut Inayah yang kerap melontarkan Komentar Lewat Karya Seni, kuat atau tidak kuat kritikan Lewat pentas Karya Seni, tetapi itulah yang bisa dilakukan publik. “Ya udahlah ketawain aja,” kata Inayah Di podcast To The Point Aja yang tayang Di YouTube SindoNews, dikutip Kamis (8/1/2026).
Perempuan yang akrab disapa Nay ini menceritakan, dirinya Memiliki teman bernama Sakdiyah Ma’ruf yang selalu bilang bahwa jika pers atau jurnalisme merupakan pilar keempat Sistem Pemerintahan, maka humor atau komedi merupakan pilar kelima Sistem Pemerintahan.
Baca Juga: Terbuka Dilindungi, Prabowo: Justru Terbantu, Itu Menyelamatkan Saya
“Saya sepakat betul sama Mbak Sakdiyah bahwa komedi itu juga Karena Itu ukuran, Karena Itu tolok ukur, ini kita beneran demokrasinya berjalan baik nggak, kalau si comic (komika) tadi masih bisa bikin kritikan-kritikan,” ujar Nay.
Nay mengatakan, problemnya sekarang adalah pelarangan itu bisa Karena Itu munculnya tidak langsung, tetapi Lewat buzzer, tekanan publik, tekanan netizen, dan doxing. “Itu yang menakutkan. Karena Itu, tampaknya seakan-Berencana masih Sistem Pemerintahan, tapi sebenarnya itu dikerahkan,” kata Nay.
(zik)
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Inayah Wahid Sepakat Bersama Temannya yang Bilang Humor sebagai Pilar Kelima Sistem Pemerintahan











