Jakarta, CNN Indonesia —
Mobil Listrik Tesla tak lagi Karena Itu penjual Kendaraan Pribadi Elektrik terbesar Ke dunia. Posisinya disalip Dari produsen Kendaraan Pribadi Elektrik asal China, BYD.
Melansir Al Jazeera, Di Jumat (2/1), Mobil Listrik Tesla melaporkan telah menjual 1,64 juta kendaraan Di 2025. Angka ini jauh Ke bawah BYD yang berhasil mencatat 2,26 juta penjualan.
Penjualan Mobil Listrik Tesla tahun ini juga dilaporkan menurun 9 persen Di tahun 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil Listrik Tesla, yang didirikan Di 2003 lalu, Pada bertahun-tahun telah menjadi ‘raja’ produsen Kendaraan Pribadi Elektrik. Akan Tetapi, kemunculan banyak pesaing, seperti China, membuat posisinya terus terancam.
Belum lagi deretan Perdebatan yang menimpa si empunya Mobil Listrik Tesla, Elon Musk. Dukungan Musk Pada Ri Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Departemen Efisiensi Pemerintah AS (DOGE) Di tahun 2024 terbukti ikut berpengaruh. Manuver politik itu memicu Penolakan dan Penurunan Permintaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan Mobil Listrik Tesla Di kuartal keempat 2025 mencapai 418,227 unit. Angka ini jauh Ke bawah target yang ditetapkan Sebelumnya, yakni 440 ribu unit.
Musk meninggalkan DOGE Di Mei lalu sebagai upaya Sebagai meyakinkan para investor. Akan Tetapi, upayanya tampak tak membuahkan hasil.
Mobil Listrik Tesla juga terpukul keras Dari berakhirnya kredit Pph sebesar US$7.500 (Di Rp125,3 juta) Sebagai pembelian Mobil Listrik Di September lalu yang ditetapkan Dari Donald Trump. Penentangan Trump Pada Mobil Listrik memicu ketegangan hubungan Ke Di keduanya.
Tapi, terlepas Di Gaya penjualan yang menurun, para investor Secara Keseluruhan tetap optimistis Pada Mobil Listrik Tesla dan ambisi Musk Sebagai menjadikannya sebagai pemimpin Di layanan taksi Android otonom dan Android humanoid Sebagai Rumah tangga.
(asr)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Salip Mobil Listrik Tesla, BYD Produsen Kendaraan Pribadi Elektrik Terbesar Dunia











