Lebaran sering menjadi momen berkumpul bersama keluarga besar, bersilaturahmi Bersama saudara hingga sepupu yang Mungkin Saja sudah lama tidak ditemui. Ke media sosial seperti TikTok, tidak sedikit orang membagikan Penghayatan bertemu kembali Bersama sepupu yang Sesudah Itu memunculkan rasa tertarik, Malahan keinginan Sebagai menjalin hubungan lebih serius.
Tetapi Sebelumnya terbawa perasaan, para ahli sudah lama mengingatkan adanya risiko besar Untuk pernikahan Bersama kerabat Didekat. Hubungan sedarah Memperoleh kemungkinan lebih tinggi memicu masalah genetik Ke keturunan.
Gambaran nyata terlihat Untuk kisah keluarga Whittaker family Ke West Virginia. Untuk keluarga ini, praktik perkawinan sedarah terjadi Di beberapa generasi, yang berdampak Ke Situasi Keadaan anggotanya. Banyak Ke Di mereka Merasakan gangguan kognitif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya adalah Danny Ray Whittaker atau Ray, yang hanya bisa berkomunikasi Lewat dengusan, gerakan, dan suara sederhana. Ia diduga Merasakan autisme non-verbal, meski tidak ada diagnosis formal yang dipublikasikan. Kisah Ray sempat Menarik Perhatian perhatian publik Sesudah diwawancarai Bersama Soft White Underbelly. Meski tidak bisa berbicara, Ray diyakini memahami pertanyaan dan mampu merespons Bersama caranya sendiri-misalnya Bersama menunjuk Konsumsi atau lokasi tertentu.
Situasi ini tidak lepas Untuk pola perkawinan Untuk keluarganya. Ray lahir Untuk pasangan sepupu pertama, dan Untuk silsilah keluarganya terdapat hubungan serupa yang berulang, Malahan melibatkan saudara kembar yang juga menikah Bersama sepupu mereka. Sebab, risiko kelainan genetik Untuk keluarga ini Meresahkan drastis, Malahan hingga beberapa kali lipat.
Untuk makalah tahun 2015, Dr Alex Prayson menjelaskan bahwa pernikahan antar kerabat Didekat Memperbaiki kemungkinan seseorang mewarisi DNA yang berkaitan Bersama autisme maupun kelainan bawaan lainnya.
“Baik autisme dan kelainan bawaan Mungkin Saja Memperoleh kelainan struktur dan/atau fungsi otak yang serupa,” tulis Dr Prayson.
“Scan otak Untuk kedua anak ini Menunjukkan variasi Untuk bentuk dan struktur otak jika dibandingkan Bersama otak neurotipikal atau normal.”
Ia juga menegaskan bahwa masalah utama Untuk perkawinan sedarah adalah meningkatnya Potensi mewarisi gen resesif yang rusak Untuk nenek moyang yang sama.
“Perkawinan sedarah Disorot sebagai masalah Ke manusia, Sebab Memperbaiki kemungkinan Merasakan kromosom rusak yang diwarisi Untuk nenek moyang yang sama.
Tindakan inses tidak langsung menyebabkan cacat lahir, tetapi Memperbaiki kemungkinan seorang anak dilahirkan Bersama dosis ganda Untuk masalah genetik resesif.”
Secara sederhana, setiap orang membawa gen Untuk orang tua Untuk bentuk alel, yang bisa bersifat dominan atau resesif. Gen dominan cukup satu Sebagai muncul sebagai sifat, Sambil Itu gen resesif membutuhkan dua salinan. Ke pasangan yang tidak Memperoleh hubungan darah, Potensi membawa gen resesif yang sama relatif kecil. Tetapi Ke kerabat Didekat, Potensi itu Meresahkan signifikan.
Kesimpulannya, rasa tertarik Ke sepupu bisa saja muncul, terutama Untuk suasana hangat seperti Lebaran. Tetapi Sebelumnya Memutuskan keputusan besar seperti menikah, penting Merencanakan risiko Keadaan jangka panjang Bagi anak dan generasi berikutnya.
Halaman 2 Untuk 2
Simak Video “Video: Risiko Menikah Bersama Sepupu Didekat, Anak Bisa Lahir Cacat“
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kepincut Menikah Bersama Sepupu Didekat? Tindak Kejahatan Ini Bisa Bikin Kamu Mikir Lagi











