Jakarta –
Sebuah kafe viral asal Bali hadir Sambil (pop up) Di Yogyakarta. Harganya yang mahal Karena Itu sorotan netizen hingga dibandingkan Di UMR setempat.
Bali menjadi salah satu destinasi wisata, tak hanya alam tetapi juga menawarkan pilihan Masakan yang beragam. Salah satunya Melewati kafe-kafe viral yang kerap Diselidiki para turis yang datang Hingga pulau Dewata.
Beberapa harga menu kafe Di Bali tersebut tergolong bukan Sebagai kaum mendang-mending, tapi sering kali tetap ramai peminat. Saking viralnya, beberapa kafe Di Bali ada yang hadir Di bentuk pop up store Untuk menyapa penggemarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti Gigi Susu asal Canggu, Bali yang Di hadir Di Pakuwon Mall Yogyakarta. Akan Tetapi daftar harga menunya justru membuat netizen menyoroti hal berbeda.
|
Pop Up Store Gigi Susu Di Yogyakarta Karena Itu sorotan netizen. Foto: X/dukeofsemarang
|
Unggahan akun X @dukeofsemarang, (4/4/2026) menampilkan menu Gigi Susu yang hadir Di Yogyakarta. Daftar menunya menampilkan harga Minuman dan pastry mulai Di Rp40 ribuan Di harga paket 1 minuman + 1 pastry Rp85 ribu. Malahan menu pastry umum, seperti croissant dan pain au chocolate, dibanderol Rp 60 ribu.
“Harga Gigi Susu Di Jogja. Sekali lagi Di JOGJA. Bundling Mahasiswa Rp85 ribu,” tulis akun tersebut Di cuitannya.
Harga tersebut tergolong mahal jika dibandingkan Di UMR Yogyakarta yang dijadikan sebagai patokan pendapatan warganya. Per bulan, Upah Minimum Regional Di sana ditetapkan Rp2,85 juta.
“Kindly reminder (arti: hanya sekadar mengingatkan) UMR Jogja Rp2,85 juta/30 hari = Rp95 ribu/hari,” ujar salah satu netizen.
Harganya Dikatakan setara Di gaji sebulan menuruk UMR Jogja. Foto: X/dukeofsemarang |
Maksudnya, jika dibandingkan Di UMR harian Di Yogyakarta, harga menu ini hampir menghabiskan satu hari gaji setara UMR Yogyakarta. Malahan ada netizen Di luar negeri yang ikut membandingkan harganya.
“Di sini croissant 1,2 Euro + 1,5 Euro, 2,75 Euro alias Rp55 ribu Di kurs Rp20 ribu. Bayangin, harga ginian Di Jogja lebih mahal daripada Di Prancis,” timpal salah satu netizen.
Sorotan netizen ini bukan sekadar merujuk Di menu Konsumsi yang Dikatakan mahal, melainkan perbandingan Ditengah harga Konsumsi yang dijual Di pendapatan setempat yang tidak sebanding.
“…Gigi Susu ini cuma ada Di Bali. Bisa Jadi dia datang Hingga Jogja Sebab ada event. Wajar kalo harga menu segitu Sebab butuh biaya transportasi dan akomodasi. Toh, harga menu aslinya Di Bali juga udah mahal,” kata netizen lain yang meluruskan pokok permasalahan.
(dfl/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Kafe Viral Bali Hadir Di Jogja, Netizen Salfok Harga Croissant Rp 60 Ribu












