Mataram –
Efek positif MotoGP Mandalika 2026 begitu terasa Untuk sektor Hotel. Okupansi hotel Ke Mataram Di pagelaran MotoGP berlangsung mencapai 90%.
Walaupun tidak berada Ke ring satu, Mataram tetap ‘ketiban duren’ Didalam digelarnya MotoGP Mandalika 2026 Didalam melonjaknya okupansi hotel yang menembus angka 90 persen.
Berdasarkan evaluasi Setelahnya MotoGP, Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menyebut geliat ekonomi Di sektor restoran, Usaha Kecil Menengah, dan hotel Merasakan lonjakan yang signifikan, lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun Sebelumnya Itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di evaluasi bersama teman-teman, tingkat hunian hotel, restoran, dan Usaha Kecil Menengah kita sangat-sangat berdampak,” kata Alwan Di dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Meski tak masuk menjadi ring satu, Kota Mataram berhasil menggaet limpahan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara secara maksimal Ke event MotoGP Mandalika 2026.
“Penginapan kita ada banyak, walaupun sekarang ini ada perubahan Tren penonton. Tapi alhamdulillah secara keseluruhan dampaknya sangat positif. Lebih tinggi daripada tahun-tahun Sebelumnya Itu. Hotel, restoran sampai mall juga kelihatan (ramai),” ungkap Alwan.
Ke Di Yang Sama, Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Made Adiyasa menjelaskan bahwa sepanjang periode puncak perhelatan MotoGP Mandalika 2026, tingkat keterisian kamar (okupansi) Ke 9-12 Oktober 2026 tembus 90 persen. Rata-rata para penonton MotoGP menginap Ke hotel bintang satu hingga hotel bintang empat.
“Puncak keterisiannya terjadi Ke 10 Oktober 2026. Dan per hari ini, 12 Oktober, tamu sudah mulai proses check out,” kata Adiyasa, Di dikonfirmasi detikBali, Senin (12/10/2026).
Adiyasa menjelaskan, Tren pemesanan kamar Ke ajang balap Kendaraan Bermotor Roda Dua internasional ini didominasi Didalam pemesanan mendadak atau last minute booking. Walaupun pola menginap tamu relatif lebih singkat, Tetapi tingkat okupansi tetap stabil.
“Walaupun trend tamunya last minute booking, tapi relatif stabil sama seperti tahun lalu. Hanya bedanya, Ke lama menginap saja, tahun ini lebih singkat,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan AHM Mataram, rata-rata tamu hotel yang menginap Di event MotoGP Mandalika 2026 didominasi Didalam wisatawan domestik.
“(Didominasi) domestik nusantara, Justru ada Di Sulawesi dan Sumatera. Kita harus lebih gencar lagi Untuk promosi tahun Di,” tandasnya.
Berdasarkan data penyelenggara, total penonton yang memadati sirkuit Mandalika sepanjang 9-11 Oktober 2026 mencapai 157.875 orang.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan angka tersebut melonjak 12,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 140.324 penonton, sekaligus menjadi Catatan tertinggi Sebelum Mandalika Melakukan MotoGP Ke 2022 lalu. Capaian tersebut membuktikan kemampuan NTB Di Melakukan event berstandar internasional.
———
Artikel ini telah naik Ke detikBali.
(wsw/wsw)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Efek Positif MotoGP Mandalika 2026 Begitu Terasa, Okupansi Hotel Capai 90%











