loading…
Untuk Arsenal, laga ini menjadi kesempatan meraih trofi Kejuaraan Champions pertama Untuk sejarah Skuad. Pasukan Mikel Arteta datang Bersama kepercayaan diri tinggi Setelahnya sukses mengakhiri puasa gelar Kejuaraan Inggris yang berlangsung lebih Untuk 20 tahun.
Final ini juga menjadi ajang balas dendam Arsenal Setelahnya musim lalu disingkirkan PSG Di semifinal. Ketika itu, Skuad asal Prancis tersebut Mendominasi 1-0 Di London dan 2-1 Di Paris.
Kini Arsenal dinilai jauh lebih kuat. Arteta membangun skuad yang lebih agresif, solid, dan fleksibel lewat sejumlah Peralihan besar. Kehadiran Olahragawan seperti Martin Zubimendi, Riccardo Calafiori, hingga Viktor Gyokeres membuat The Gunners punya banyak variasi permainan.
Di sisi lain, PSG tetap mempertahankan gaya menyerang cepat khas Luis Enrique. Skuad asal Paris itu kembali mengandalkan trio lini Didepan berbahaya yang dipimpin Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Siapa Angkat Trofi Si Kuping Besar?











