Wisata  

Lava Menyembur Setinggi 300 Meter, Taman Nasional Langsung Ditutup



Jakarta

Layanan Cuaca Nasional Hawaii Mengintroduksi bahwa mereka menutup taman nasional dan jalan raya utama Hingga sekitarnya Sesudah gunung berapi Hawaii menyemburkan lava setinggi 1.000 kaki (Di 300 meter). Mereka juga Menerbitkan peringatan hujan abu Sebagai warga.

Dilansir Di Independent, Senin (16/3/2026) air mancur lava ini muncul Di gunung berapi Kilauea Hingga Hawaii Ke hari Selasa (10/3). Seperti Ke waktu-waktu lain, batuan cair tersebut terbatas Hingga Di kawah puncak Kilauea Hingga Di Taman Nasional Gunung Berapi Hawaii dan tidak mengancam Tempattinggal atau bangunan.

Akan Tetapi semburan lava tersebut menimbulkan masalah Untuk Kelompok Di dan jalan raya tempat fragmen vulkanik dan abu, yang dikenal sebagai tephra, berjatuhan. Tephra tersebut menyebabkan penutupan Sambil Hingga taman nasional Hingga Di puncak dan penutupan sebagian Jalan Raya 11, rute penting Hingga Di pulau, Hingga kedua sisi taman.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tephra vulkanik dapat mengiritasi mata, kulit, dan sistem pernapasan dan juga dapat menyumbat dan menyebabkan masalah lain Ke sistem pengumpulan air.

Kilauea, salah satu gunung berapi paling aktif Hingga dunia yang berada Hingga Pulau Besar Hawaii, telah memukau penduduk dan wisatawan Bersama letusan yang terjadi secara berkala, yang secara periodik menyemburkan air mancur lava Hingga langit. Semburan Ke hari Selasa menandai episode Hingga-43 Sebelum Kegiatan Di ini dimulai Ke Desember 2024.

Para pejabat Kabupaten Hawaii juga membuka tempat penampungan Hingga gimnasium distrik Sebagai penduduk dan wisatawan yang terdampak Bersama penutupan jalan atau jatuhnya tephra. Akan Tetapi Hingga Di Ini, Tom Callis, juru bicara kabupaten, melaporkan tidak ada orang yang menggunakan tempat penampungan tersebut.

Artikel ini menjadi artikel terpopuler, Senin (16/3/2026). Baca juga artikel populer lainnya Hingga bawah ini:

(ddn/ddn)



Regu detikTravel


Jurnalis detikcom. Regu detikTravel berbagi inspirasi perjalanan, panduan destinasi, dan Pengalaman Hidup wisata yang dikemas informatif serta autentik.

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(

);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Lava Menyembur Setinggi 300 Meter, Taman Nasional Langsung Ditutup