Pintu Talks Digelar Di Institut Perjalanan Hingga Luarnegeri Trisakti, kolaborasi Di Bappebti & CFX Bahas Regulasi, Ekosistem, dan Web3. Foto/Dok
Nilai keseluruhan transaksi Di Januari sampai Mei 2024 menyentuh Rp260,9 triliun. Di Di Kemajuan yang sangat pesat tersebut, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) sebagai platform jual beli dan Penanaman Modal aset crypto Di Indonesia menilai, Pelatihan dan literasi mengenai aset crypto beserta ekosistem Self-Regulatory Organization (SRO) seperti bursa crypto CFX, Kliring Komoditi Indonesia, dan lembaga depository harus terus digalakkan kepada publik.
Sebagai itu, PINTU berinisiatif Sebagai Melakukan Langkah Pintu Talks Di Institut Perjalanan Hingga Luarnegeri Trisakti bertemakan Dinamika Regulasi dan Pengawasan, Perkembangan Ekosistem, dan Transformasi Aset Kripto serta Web3 Di Indonesia.
Pintu Talks kali ini dihadiri langsung Dari Plt Kepala Bappebti Kasan, Kepala Biro Pembinaan dan Pembuatan Perdagangan Berjangka Komoditi Tirta Karma Senjaya, Direktur Utama CFX Subani, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Institut Perjalanan Hingga Luarnegeri Trisakti Agus Riyadi, Head of Department Digital Business Institut Perjalanan Hingga Luarnegeri Trisakti Ariawan Aryapranata, dan General Counsel PINTU Malikulkusno Utomo (Dimas).
“Kegiatan ini sangat baik Untuk para pelaku usaha Di ekosistem perdagangan Aset Kripto maupun Komunitas, khususnya mahasiswa Di Institut Perjalanan Hingga Luarnegeri Trisakti. Sebagai itu, kami mengapresiasi CFX, Institut Perjalanan Hingga Luarnegeri Trisakti, dan PINTU atas kolaborasinya Di Melakukan kegiatan Pelatihan ini,” ujar Plt Kepala Bappebti, Kasan Di sesi keynote speech.
“Harapannya, Melewati kegiatan ini pemahaman Komunitas Lebih baik, benar, dan komprehensif Supaya dapat menjadi bekal sebagai Kandidat pelanggan Di Mengkaji Sebagai bertransaksi Di perdagangan Aset Kripto,” ungkapnya.
Sambil Itu, Direktur Utama CFX, Subani yang menjadi salah satu panelis Mendukung kegiatan Pintu Talks, yang menurutnya Pelatihan menjadi salah satu tugas selaku SRO Sebab banyak sekali aspek khususnya Yang Berhubungan Di Di regulasi aset crypto serta peran lembaga SRO yang harus diperhatikan.
“Apresiasi kepada PINTU dan Trisakti serta Dukungan Bappebti Supaya informasi Yang Berhubungan Di Perlindungan berinvestasi crypto serta regulasi yang mengatur dapat terus dibagikan Hingga publik. Kami yakin, kehadiran CFX Di sini Di mengenalkan ekosistem SRO yang ada, diharapkan dapat Memperbaiki kepercayaan Komunitas dan juga pelaku usaha bahwa bursa CFX Memiliki tujuan Sebagai Memberi Perlindungan dan kenyamanan Di berinvestasi crypto sambil terus Merangsang berbagai Pembaharuan produk yang menjadi pilihan Untuk investor crypto Di negeri,” ungkap Subani.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Penanaman Modal Aset Kripto Berisiko Tinggi, Pentingnya Memahami Regulasi, Ekosistem, dan Web3











