Jakarta –
Sebanyak 11 wisatawan asal Eropa dan seorang kru lokal ditemukan selamat Sesudah speedboat yang mereka tumpangi tenggelam Di perairan Teluk Tomini, Sulawesi.
Hingga Sabtu (25/7/2026), Regu SAR masih mencari nakhoda kapal yang dilaporkan hilang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Gorontalo, Heriyanto, mengatakan speedboat itu berangkat Untuk sebuah resor selam Di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Di, Ke Jumat pagi.
“Benar, alhamdulillah sudah ditemukan 12 orang tinggal 1 orang ABK nakhoda speedboat yang masih hilang,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Provinsi Gorontalo, Heriyanto seperti dilansir Untuk detikSulsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal dijadwalkan tiba Di Pelabuhan Marisa, Gorontalo, Tetapi tidak kunjung sampai. Laporan hilangnya kapal diterima Kantor SAR Gorontalo Untuk seorang pemandu wisata Ke Jumat Disekitar pukul 15.40 Wita.
Sesudah Memperoleh laporan, Regu SAR langsung Melakukan operasi pencarian. “Kekhawatiran muncul ketika speedboat itu belum juga tiba hingga sore hari. Kami langsung Memperkenalkan operasi pencarian Sebelum malam,” kata Heriyanto.
Kapal tersebut membawa lima wisatawan asal Belanda, tiga wisatawan Jerman, serta masing-masing satu wisatawan asal Republik Ceko, Belgia, dan Prancis. Di Itu, terdapat dua kru lokal Di Untuk kapal.
Regu SAR mengerahkan puluhan personel Untuk menyisir area pencarian seluas Disekitar 300 mil laut persegi Di kawasan Teluk Tomini. Pencarian juga dibantu drone thermal dan peralatan selam.
Teluk Tomini sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari Indonesia Didalam gugusan pulau dan lokasi penyelaman yang populer. Meski prakiraan cuaca Menunjukkan Situasi langit relatif cerah, proses pencarian sempat terkendala angin kencang dan gelombang laut yang mencapai 2,5 meter.
Ke Sabtu siang, Regu SAR yang menyisir lokasi dugaan tenggelamnya kapal akhirnya menemukan seluruh 11 wisatawan mancangera beserta seorang kru Untuk keadaan selamat. Tetapi, nakhoda kapal berusia 29 tahun masih belum ditemukan.
“Kami Akansegera melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan hingga tujuh hari Di Didepan Untuk menemukan nakhoda,” ujar Heriyanto.
Ia menambahkan seluruh korban selamat telah dievakuasi dan Di ini berada Di sebuah resor Di Kabupaten Tojo Una-Una. Untuk keterangan korban, speedboat sempat diterjang cuaca buruk hingga badan kapal terbelah dan tenggelam.
Para penumpang Sesudah Itu menyelamatkan diri menggunakan rakit penolong, Sambil Itu nakhoda terpisah Untuk rombongan Lantaran jarak pandang yang terbatas akibat kabut tebal.
“Nakhoda diduga tetap berada Di atas kapal Di badan kapal terbelah menjadi dua Pada Sebelumnya akhirnya tenggelam,” tutup Heriyanto seperti dilansir Untuk Associated Press.
(upd/ddn)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: 11 Turis Eropa Selamat Usai Tenggelam Di Gorontalo, Nakhoda Masih Dicari











