Wisata  

UNESCO Tetapkan 14 Cagar Biosfer Mutakhir, 4 Ada Di Asia



Jakarta

Tahun ini UNESCO telah menambahkan 14 Cagar Biosfer Mutakhir Sebagai tahun 2026 sebagai World Network of Biosphere Reserves. Empat Di antaranya berada Di Benua Asia.

Penambahan 14 Cagar Biosfer Mutakhir ini menjadikan World Network of Biosphere tersebut tersebar Di 797 titik Di 145 Bangsa.

Berbeda Di Geopark Internasional UNESCO yang fokusnya Di warisan geologi. Cagar Biosfer ini diakui Lantaran nilai ekologinsnya dan bagaimana cara manusia Di alam bisa hidup berdampingan.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Time Out, Rabu (15/7/2026) wisatawan kini tidak hanya tertarik Di destinasi-destinasi yang mudah diakses. Destinasi-destinasi terpencil juga kini menjadi Gaya yang gandrung Di kalangan wisatawan.

Dan empat cagar biosfer Di Asia yang Mutakhir ditetapkan Di UNESCO, Di antaranya: Tos Toson Bambiin Nuruu Di Mongolia, Matibay na Bayan ng Sablayan Di Filipina, Nino Konis Santana Di Timor Leste, dan Phong Nha-Di Bang Di Vietnam.

Berikut Daftar 14 Cagar Biosfer UNESCO yang Mutakhir Ditetapkan:

1. Shkoder Lake, Albania

2. Theniet El Had, Aljazair

3. Aruba Island, Aruba

4. Great Caucasus, Azerbaijan

5. Takamanda, Kamerun

6. Quebec City, Kanada

7. Dalakuh-Qamishlou, Iran

8. Tos Toson Bumbiin Nuruu, Mongolia

9. Skadar Lake Watershed, Montenegro

10. Sur del Alto Parana, Paraguay

11. Maltbay na Bayan ng Sablayan, Filipina

Maltbay na Bayan ng Sablayan Di Filipina. (Pemerintah Kota Sablayan)

12. Serra da Estrela, Portugal

13. Nino Konis Santana, Timor Leste

14. Phong Nha-Di Bang, Vietnam

Di Di Yang Sama, Indonesia juga punya banyak Cagar Biosfer UNESCO yang tersebar Di beberapa Area Indonesia, setidaknya terdapat 21 Cagar Biosfer UNESCO Sebagai Di ini.

Berikut Daftar Cagar Biosfer UNESCO Di Indonesia:

Sumatera

1. Gunung Leuser

2. Giam Siak Kecil-Bukit Batu

Taman Nasional SiberutTaman Nasional Siberut. (Taman Nasional Siberut)

3. Siberut

4. Berbak-Sembilang

Jawa

1. Cibodas

2. Karimunjawa Jepara Muria

Karimunjawa-Jepara-Muria Biosphere ReserveCagar biosfer Karimunjawa-Jepara Muria. (UNESCO)

3. Merapi-Merbabu-Menoreh

4. Belambangan

5. Bromo Tengger Semeru-Arjuno

Nusa Tenggara

1. Samota

2. Rinjani Lombok

Pemandangan Pulau Gili Lawa di Taman Nasional Komodo, salah satu destinasi favorit wisatawan di Labuan Bajo.Taman Nasional Komodo. (Ambrosius Ardin/detikBali)

3. Komodo

Sulawesi

1. Betung Kerihun Danau Sentarum-Kapuas Hulu

Tanjung PutingTaman Nasional Tanjung Puting. (Gusti Imansyah/d’Traveler)

2. Tanjung Puting

Kalimantan

1. Bunaken Tangkoko Minahasa

2. Togen Tojo Una-Una

3. Lore Lindu

Patung Megalitikum Taman Nasional Lore LinduPatung Megalitikum Taman Nasional Lore Lindu. (Bambang Prijombodho/detikTravel)

4. Bantimurung Bulusaraung-Ma’rupanne

5. Taka Bonerate-Kepulauan Selayar

6. Wakatobi

Papua

Tiger Blue Phinisi Schooner Sailing Through Pulau Wayag Islands of Raja Ampat. Indonesia. (Photo by: Chris Caldicott/Design Pics Editorial/Universal Images Group via Getty Images)Raja Ampat. (Chris Caldicott/Design Pics Editorial/Universal Images Group via Getty Images)

1. Raja Ampat

(upd/ddn)


Muhammad Lugas Pribady

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(

);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: UNESCO Tetapkan 14 Cagar Biosfer Mutakhir, 4 Ada Di Asia