Minuman Kafein merupakan salah satu minuman Kandidatteratas banyak orang. Kebanyakan Di mereka memilih Minuman Kafein Untuk mencegah rasa kantuk dan semangat menjalani hari.
Minuman ini juga disebut dapat mengatasi rasa lesu Hingga siang hari. Tak heran, sebuah artikel Hingga StatPearls menyebut kafein adalah Perawatan psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi Hingga dunia.
Akan Tetapi, terlalu banyak minum Minuman Kafein juga tidak baik Untuk tubuh. Sebuah studi yang dipublikasikan Ke Mei 2018 Hingga Nutrients mengidentifikasi 92 Tindak Kejahatan Hingga mana kafein, senyawa yang ada Ke Minuman Kafein, ditemukan sebagai satu-satunya penyebab kematian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka mencatat bahwa Tindak Kejahatan-Tindak Kejahatan ini lebih umum terjadi Ke bayi, pasien psikiatri, dan Olahragawan. Salah satu Tindak Kejahatan yang Menyambut banyak perhatian adalah seorang Manajer yang berbasis Hingga Inggris yang meninggal Sesudah mengonsumsi Nutrisi Tambahan bubuk kafein, yang setara Di Di 200 cangkir Minuman Kafein.
Ini dilaporkan Hingga BBC Ke Maret 2022. Tampaknya ia salah mengukur dosis, Supaya menghasilkan dosis stimulan yang beracun.
Berapa Jumlah Kafein yang Sudah Disebut Terlalu Banyak?
Tentu saja, kafein dapat menjadi Pada yang aman Di kehidupan sehari-hari Untuk kebanyakan orang. Menurut Badan Pengawas Perawatan dan Penyakit AS atau Food and Drug Association (FDA) Menunjukkan, bahwa hingga 400 mg kafein sehari masih baik Untuk orang dewasa.
Jumlah tersebut setara Di Di 4-5 cangkir Minuman Kafein berukuran 8 ons. Ini menjadi satu patokan, meski sebuah Eksperimen telah menemukan bahwa kadar kafein dapat bervariasi, tergantung Ke biji Minuman Kafein yang digunakan, cara memanggangnya, dan cara Minuman Kafein diseduh.
Sebuah studi yang dipublikasikan Ke Februari 2019 Hingga Food Research International membandingkan delapan metode penyeduhan. Mereka menemukan bawa Minuman Kafein yang disaring cenderung mengandung lebih sedikit kafein per cangkir dibandingkan metode lain.
Data yang dikumpulkan Di tahun 2011 dan 2012 dan dipublikasikan Hingga Nutrients Ke tahun 2016 Menunjukkan bahwa Hingga Di konsumen kafein, asupan harian rata-rata adalah Di 135 mg, dan hanya berasal Di tiga sumber utama: Minuman Kafein, teh, dan minuman ringan.
Secangkir Minuman Kafein 8 ons biasanya mengandung 80 hingga 100 mg kafein, 8 ons teh hijau atau hitam mengandung 30 hingga 50 mg, dan 12 ons minuman ringan berkafein mengandung 30 hingga 40 mg, menurut Eksperimen lain.
“Apa yang terlalu banyak Untuk satu orang, Bisa Jadi baik-baik saja Untuk orang lain,” kata Dr Marilyn Cornelis, PhD, dikutip Di Everyday Health, Sabtu (26/7/2025).
“Beberapa orang Bisa Jadi lebih responsif Pada kafein Ke dosis yang lebih rendah dan Merasakan beberapa efek Di yang tidak menyenangkan,” sambungnya.
Berikut tanda seseorang sudah terlalu banyak mengonsumsi Minuman Kafein:
1. Gelisah
Kafein adalah stimulan yang dikenal Lantaran Meningkatkan kewaspadaan dan rasa energi. Dr Cornelis mengatakan zat ini bekerja Di mengikat reseptor adenosin otak.
Adenosin adalah molekul yang mengaktifkan perasaan Damai dan lelah. Pada kafein memblokir reseptor adenosin Hingga otak, kafein dapat membantu mengganti perasaan lelah Di perasaan waspada.
Hal ini umumnya baik Untuk orang yang perlu berenergi Untuk bekerja. Tetapi, Untuk sebagian orang efek ini dapat meluap menjadi perasaan cemas atau gelisah.
2. Kesulitan Tidur
“Tergantung Ke orangnya, jumlah yang dikonsumsi, dan waktu asupannya. Kafein dapat Meningkatkan waktu yang dibutuhkan Untuk tertidur dan menurunkan Mutu tidur Anda secara keseluruhan,” jelas Dr Cornelis.
Eksperimen Menunjukkan bahwa konsentrasi kafein mencapai puncaknya Di darah hingga Di dua jam Sesudah dikonsumsi. Tetapi, beberapa studi menemukan bahwa kafein dapat bertahan hingga 9,5 jam, yang Berpotensi Untuk mengganggu waktu tidur.
3. Kepala Terasa Berdenyut
Rasa kepala yang berdenyut bisa Lantaran asupan Minuman Kafein sebanyak tiga cangkir. Hipereksitabilitas sistem saraf pusat yang diinduksi kafein dapat berkontribusi Pada timbulnya migrain Ke orang-orang tertentu, terutama Ke asupan yang tinggi.
Hal ini dipublikasikan Di sebuah studi Ke Agustus 2019 Hingga American Journal of Medicine. National Headache Foundation melaporkan, Untuk kebanyakan orang, mengonsumsi 200 mg kafein Di jumlah Lagi setiap hari tidak masalah.
Tetapi, organisasi tersebut menyarankan agar mereka yang sering menderita sakit kepala menghindari penggunaan kafein setiap hari.
4. Detak Jantung Meresahkan Pesat
Untuk sebagian orang, kafein dapat menyebabkan takikardia atau peningkatan Kecepatanakses detak jantung.
“Orang yang sensitif Pada kafein atau mereka yang Memperoleh gangguan fungsi jantung berisiko lebih tinggi Merasakan palpitasi jantung,” terang Dr Cornelis.
Akan Tetapi, menurut tinjauan studi Di jurnal Food and Chemical Toxicology edisi November 2017, orang dewasa sehat yang mengonsumsi kurang Di 400 mg kafein Di sehari biasanya tidak Berencana Merasakan efek Di yang berarti Ke detak jantung.
5. Merasa Lesu Hingga Sore Hari
Kafein membuat konsumen merasa Memperoleh tingkat energi yang luar biasa. Tetapi, Pada tubuh memetabolisme Perawatan tersebut, tubuh justru Berusaha Mengatasi efek Sebagai Alternatif.
Tanpa kafein yang menghalangi reseptor adenosin Hingga otak, zat kimia pemicu tidur tersebut dapat dilepaskan. Ke Eksperimen lain, terlalu banyak mengonsumsi Minuman Kafein dapat membuat tubuh menjadi sangat sensitif terhadapnya.
Karena Itu, kecenderungan menguap pukul 14.00 dan Inspirasi kerja yang lebih rendah dapat dikaitkan Di terlalu banyak kafein Hingga pagi hari. Catatlah berapa banyak kafein yang dikonsumsi Hingga pagi hari dan bagaimana perasaan Hingga sore hari Untuk melihat apakah ada korelasinya.
6. Kesulitan Untuk Mengendalikan Keinginan Ke Gula
Menurut studi yang dipublikasikan Ke Agustus 2017 Hingga Journal of Food, secangkir Minuman Kafein Pada pagi Bisa Jadi membuat seseorang lebih sulit menahan diri Untuk tidak menyentuh kue. Para peneliti menemukan bahwa kafein dapat mempengaruhi indera perasa Untuk semetara waktu, dan membuat Konsumsi serta minuman terasa kurang manis, yang dapat memicu keinginan lebih Berencana gula.
Halaman 2 Di 3
(sao/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Tanda-tanda Tubuh Sudah Terlalu Banyak Minum Minuman Kafein, Salah Satunya Pusing











