Jakarta –
Sebuah sekolah dasar khusus perempuan Hingga Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, dilaporkan menjadi sasaran serangan udara Hingga Ditengah eskalasi konflik kawasan. Korban tewas akibat serangan udara Israel-AS Hingga lokasi tersebut dilaporkan terus bertambah.
Dikutip Didalam media Iran, Tasnim News Agency, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 57 orang. Sebanyak 60 orang lainnya dilaporkan Merasakan luka-luka.
Tak hanya itu, Disekitar 50 orang disebut masih terjebak Hingga bawah reruntuhan bangunan sekolah tersebut.
Operasi penyelamatan dilaporkan masih berlangsung Hingga lokasi kejadian.
Media pemerintah Iran mengaitkan serangan tersebut Didalam Unjuk Rasa militer Israel dan Amerika Serikat yang terjadi Hingga Ditengah konflik yang lebih luas Hingga kawasan. Hingga kini belum ada pernyataan resmi Didalam pihak Israel maupun AS Yang Berhubungan Didalam laporan tersebut.
Skuat penyelamat dilaporkan masih bekerja Hingga lokasi Untuk mencari kemungkinan korban selamat Hingga Antara puing-puing bangunan.
Jurnalis Al Jazeera Mohammed Vall menyebut serangan Di fasilitas sipil Berpotensi Untuk menjadi persoalan serius Untuk Sosialisasi Politik militer Amerika Serikat dan Israel. Pasalnya, kedua Negeri Di ini Berkata hanya menyasar target militer serta bertujuan menekan rezim, bukan rakyat Iran.
“Ri Trump telah menjanjikan rakyat Iran bahwa Dukungan atau pertolongan Akansegera datang kepada mereka. Akan Tetapi sekarang kita melihat korban sipil. Ini yang Akansegera ditekankan pemerintah Iran sebagai Kartu Peringatan hukum internasional dan agresi Di rakyat Iran,” tambahnya.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: SD Putri Hingga Iran Dihantam Rudal Israel, 57 Orang Tewas dan 60 Korban Luka-luka











