Jakarta –
Ismail Azizi, seorang pria asal Tanzania, mengaku pernah Merasakan mati suri hingga enam kali. Alih-alih merasa Sejahtera, ia justru hidup Untuk tekanan Sebab dijauhi dan ditakuti Dari tetangga maupun keluarganya. Kini, kehidupannya dipenuhi keterasingan.
Kematian pertamanya terjadi ketika ia Merasakan kecelakaan kerja parah hingga dinyatakan meninggal dunia dan dimasukkan kamar mayat. Ketika persiapan pemakaman dilakukan, Azizi tiba-tiba bangun dan mengejutkan pihak keluarga.
“Mereka membawa saya Ke kamar mayat tapi saya terbangun Didalam tubuh yang sangat dingin. Untungnya, kamar mayat itu tidak dikunci, dan saya berjalan keluar,” cerita Azizi dikutip Untuk Times of India, Rabu (3/9/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari Di itu, hidupnya berubah total. Azizi berkali-kali Merasakan kematian, mulai Untuk kecelakaan Kendaraan Pribadi, gigitan ular, jatuh Ke lubang jamban, hingga menjadi korban kebakaran Ke rumahnya, Tetapi selalu kembali hidup. Malahan, Untuk salah satu momen mati surinya, ia sempat disimpan Ke kamar mayat Di tiga hari.
Situasi ini membuat tetangga-tetangganya curiga dan takut. Mereka mengaitkan apa yang dialami Dari Azizi sebagai ilmu hitam. Malahan kebakaran yang menimpa rumahnya dilakukan secara sengaja Dari orang-orang yang menuduhnya.
“Orang-orang menganggap saya penyihir paling kuat Ke Area kami. Hidup terus berjalan, tapi saya merasa ada yang tidak beres Untuk hidup saya,” katanya.
Azizi kini tinggal sendirian Ke sebuah Tempattinggal yang kumuh. Ia bercocok tanam kecil-kecilan, memasak, hingga bersih-bersih. Ia tidak Merasakan Dukungan Untuk keluarganya. Ia mengaku sangat lelah Didalam kondisinya, meski Melakukanupaya tetap Damai.
Kisahnya Bisa Jadi terdengar seperti mukjizat, tapi Untuk Azizi, kini kehidupannya begitu sepi.
“Setiap kali saya mati dan hidup kembali, tubuh saya terasa aneh. Orang mulai memperlakukan saya seolah-olah saya penyihir,” tandasnya.
(avk/suc)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Pria Afrika Meninggal-Hidup Lagi 6 Kali, Dijauhi Gegara Dikira Penyihir











