loading…
Krisis energi yang Menyapu Prancis kian mengkhawatirkan. Hampir seperlima atau Di 18% stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) Hingga seluruh negeri dilaporkan kehabisan setidaknya satu jenis bahan bakar. Foto/Dok
Trend Populer ini terjadi Sesudah Keputusan pembatasan harga memicu lonjakan permintaan yang tidak terkendali Hingga Di disrupsi pasokan Energi dunia. Pembantu Presiden Tim Menteri Energi Prancis, Maud Bregeon mengungkapkan bahwa situasi terparah terjadi Di jaringan SPBU milik raksasa energi TotalEnergies.
Keputusan perusahaan yang mematok harga Hingga bawah harga pasar justru menjadi bumerang yang menguras stok Untuk waktu singkat. TotalEnergies mempertahankan batas harga sebesar 1,99 euro (atau Di Rp34.600) per liter Sebagai bensin Hingga sepanjang April.
Baca Juga: Uni Eropa Disebut Terlambat 15 Tahun buat Hadapi Kiamat Energi
Tetapi Sebagai diesel, perusahaan terpaksa menaikkan batas harga menjadi 2,25 euro (setara Rp39.150) per liter guna mendekati harga pasar yang terus meroket. Fluktuasi Harga ini memicu antrean panjang Hingga berbagai penjuru Prancis.
“Lalu lintas Hingga jaringan kami Menimbulkan Kekhawatiran tajam Sebelum pertengahan Maret. Hal ini menyebabkan ketegangan pasokan lokal, terutama Sebagai diesel,” tulis pernyataan resmi Total.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Prancis Darurat BBM, 18% SPBU Lumpuh Hingga Di Pembatasan Harga











