Jakarta, CNN Indonesia —
Ada beberapa komponen sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua harus bekerja lebih ekstra dan ada pula yang rentan terkena air hujan. Lantaran itu harus dicek apabila perlu diganti Bersama yang Terbaru.
Ammar, seorang teknisi Kendaraan Bermotor Roda Dua Untuk bengkel Dewa Kendaraan Bermotor Roda Dua Buncit Raya, mengatakan Pada Kendaraan Bermotor Roda Dua yang paling penting diperiksa adalah ban Kendaraan Bermotor Roda Dua dan kampas rem.
“Kalau yang paling sering dicek ya, yang paling inti itu Untuk kampas rem, terus Ke ban motornya sendiri. Lantaran kan Untuk posisi hujan, ban Kendaraan Bermotor Roda Dua itu sangat berpengaruh buat berkendara,” ujar Ammar ditemui CNNIndonesia beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ban yang aus atau gundul dapat menimbulkan risiko keselamatan berkendara Di musim hujan Lantaran potensi terpelincir Ke atas permukaan basah.
“Dia bisa, apa namanya, kepleset bahasa seringnya ya. Ngerem mendadak itu pasti kepleset, Itu kalau sudah halus atau botak, lebih baik diganti daripada terjadi nanti kecelakaan,” ucap Ammar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ban aus harus diganti jika sudah lewat umur pakainya. Biasanya umur pakai ban Kendaraan Bermotor Roda Dua berkisar Di 2 sampai 3 tahun.
Samping Itu, tekanan angin ban juga harus dijaga agar sesuai Bersama standar pabrikan Bagi mencegah masalah Di berkendara Ke musim hujan, seperti Kendaraan Bermotor Roda Dua oleng Pada berbelok Ke jalan.
“Lantaran ban itu kan nggak bagus kalau kurang angin atau kelebihan angin, kita harus sesuai Bersama tekanan anginnya, biar enggak terjadi oleng atau Pada belok itu aman,” ujarnya.
Tekanan kurang dapat menyebabkan keretakan ban, sedangkan tekanan udara terlalu tinggi juga tidak baik Bagi Penampilan ban.
“Kalau kekurangan nggak bagus buat ban, dia nanti bakal ada terjadinya keretakan Ke ban Ke Di. Itu pasti retak dan buat jalan pun dia pasti nggak stabil. Dan kelebihan pun nggak bagus Bagi Standar bannya nanti. Dia (ban) bakal Bersama Sebab Itu benjol,” jelas Ammar.
Menurut Ammar, tekanan udara ban perlu dicek secara berkala setidaknya dua minggu sekali Bagi menjaga Standar ban Di musim hujan.
Sambil Itu, kampas rem perlu diperiksa sebab air hujan dapat membuat Pada ini los dan dapat mengakibatkan rem blong.
“Kampas rem itu biasanya tipis, sudah kemakan Untuk kampasnya sendiri Lantaran pemakaian juga. Kalau habis pun, dia besi ketemu besi kan kampasnya ketemu piringan, itu bakal los kalau kena air. Ditambah musim hujan kayak gini kan penting juga biar enggak terjadi rem blong,” tutur Ammar.
Teknisi resmi Honda Utama Kendaraan Bermotor Roda Dua Mampang Willy juga mengatakan kampas rem merupakan komponen yang penting dicek Di musim hujan. Salah satu indikator Pada ini Merasakan masalah adalah bunyi decitan yang keluar Pada pengendara melakukan pengereman.
“Biasanya kan takutnya dia kena air masuk kotor dia kan, berisik. Biasanya kan Bagi kampas rem belakangnya gampang bunyi kan,” pungkas Willy.
Samping Itu, Willy juga mengatakan waktu yang tepat Bagi memperbarui kampas rem adalah per 12 ribu km perjalanan.
(iqb/mik)
Artikel ini disadur –> Cnnindonesia News: Pada Kendaraan Bermotor Roda Dua Wajib Dicek Pada Musim Hujan











