Jakarta –
Ditengah menikmati snack wafer, seorang konsumen terkejut menemukan ‘bonus’ tak terduga. Ada besi panjang Ke Di varian wafer waffle tersebut.
Seorang konsumen mengaku menemukan benda berbahaya Ke Di camilan kemasan yang dibelinya. Insiden ini diceritakan Lewat unggahan Ke Threads @zhupymoko (2/1).
Konsumen tersebut diketahui membeli snack Waffle Tango, salah satu produk wafer populer Di Grup Orang Tua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Di dikonsumsi, ia mengaku menemukan potongan besi Didalam ukuran cukup panjang Ke Di camilan tersebut.
Temuan ini dinilai sangat membahayakan Lantaran berisiko melukai mulut, tenggorokan, hingga saluran pencernaan jika tertelan.
|
Wanita Ini Temukan Besi Ke Snack Wafer Kemasan Populer Foto: Threads/@zhupymoko
|
Merasa khawatir, konsumen bernama Pinkan itu Sesudah Itu menyampaikan keluhannya langsung kepada pihak produsen Lewat pesan langsung (DM) Instagram resmi Orang Tua.
Di pesannya, ia menuliskan keluhan Didalam nada tegas Akan Tetapi disertai humor satir.
“Selamat siang kak, saya Pinkan, kak, tadi barusan saya makan waffle terus ada besinya kak, mohon pengertiannya 2026 mau hidup Didalam layak kak bukan belajar debus,” tulisnya Di DM tersebut.
Sayangnya, hingga unggahan keluhan itu beredar luas, Pinkan mengaku belum Menyambut tanggapan Di pihak Orang Tua. Perkara Pidana Hukum ini pun memicu beragam reaksi warganet.
Konsumen melayangkan komplain Lewat DM Instagram. Foto: Threads/@zhupymoko |
Banyak yang menyayangkan minimnya respons cepat Di produsen, mengingat temuan benda Foreign seperti besi Di Citarasa tergolong insiden serius.
“Sebaiknya komplain via WhatsApp dulu, kalau nggak direspons Mutakhir via sosmed,” tulis seorang warganet.
“Tapi sangat disayangkan kakaknya terlalu cepat buat up Di sosmed. Nggak nunggu respons CS-nya dulu, misalnya 1×24 jam, Didalam Sebab Itu bisa kasih kesempatan buat mereka audit internal dulu,” tulis netizen lainnya.
Netizen lain juga menyoroti pengawasan kontrol Standar (QC) produsen yang lemah hingga benda besi bisa ‘lolos’ Di pengamatan. “Sebagai QC Ke pabrik Ketahanan Pangan, saya MAK TRATAP, BUKAN Perkara Pidana Hukum KECIL INIIIII,” kata seorang netizen.
“Wahh, ini kalo kasusnya udah soal Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) metal, pasti gonjang ganjing ini internal food safety,” sahut netizen lain.
Sambil Itu, Pinkan juga mengaku telah menyampaikan komplain Lewat email, tetapi juga belum Menyambut respons.
detikFood telah mencoba menghubungi Pinkan Lewat DM Instagramnya, Akan Tetapi hingga artikel ini ditulis belum Merasakan respons.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ngeri! Wanita Ini Temukan Besi Ke Snack Wafer Kemasan Populer












