Jakarta –
Salad sering Karena Itu pilihan menu Asupan Citarasa Sebab Dikatakan rendah kalori dan menyehatkan. Tetapi, hanya mengandalkan makan salad ternyata tidak cukup Untuk mempercepat penurunan berat badan.
Melansir Untuk The Korea Times (6/4), banyak orang memilih mengganti Citarasa utama Bersama salad Bersama harapan hasilnya lebih cepat terlihat. Padahal, penurunan berat badan tidak hanya bergantung Di jenis Citarasa, tetapi juga Di Kesejaganan Citarasa Bergizi dan pola makan secara keseluruhan. Tanpa perhitungan yang tepat, hasilnya justru bisa tidak optimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salad memang kaya serat Untuk sayuran segar, Supaya bisa membantu Memberi rasa kenyang lebih lama. Tetapi, jika hanya terdiri Untuk sayuran, tubuh bisa cepat merasa lapar kembali. Kepuasan ini justru Berpotensi Untuk membuat asupan Citarasa menjadi tidak terkontrol Hingga waktu berikutnya.
Pakar menekankan pentingnya Memperoleh pola makan yang mempertahankan rasa kenyang. Salah satunya Bersama memadukan salad bersama sumber protein dan lemak sehat.
|
Salad memang bagus, tetapi isiannya perlu diperhatikan. Sebaiknya dicampur Bersama protein dan lemak. Foto: Getty Images/Magda Tymczyj
|
Studi Menunjukkan bahwa ketika protein melewati saluran pencernaan, protein tersebut merangsang pelepasan hormon yang disebut GLP-1. Hormon ini menciptakan rasa kenyang Lewat mekanisme yang sama Bersama bahan utama Untuk Terapi penurun berat badan Wegovy.
Sumber protein yang bisa dipadukan Bersama salad, Di lain daging sapi, daging ayam, tahu, dan telur. Pilih daging yang rendah lemak, seperti dada ayam.
Setelahnya Itu, pakar mengatakan sumber protein harus dikombinasikan Bersama sumber serat, seperti ang ditemukan Untuk apel, kiwi, dan blueberry. Serat ini Berencana mencapai usus besar dan memicu hormon kenyang tambahan.
Faktanya, beberapa studi telah Menunjukkan bahwa Asupan Citarasa tinggi protein efektif Untuk Mengurangi nafsu makan dan Mendorong penurunan berat badan.
Secara khusus, mengonsumsi protein yang cukup Di sarapan cenderung Mengurangi asupan kalori harian total. Tetapi, ini tidak berarti karbohidrat harus dihilangkan sepenuhnya.
Karbohidrat juga merupakan sumber energi penting, Karena Itu tetap perlu dikonsumsi. Jika salah satu komponennya kurang, maka ada risiko lebih tinggi kamu kehilangan massa otot atau makan berlebihan.
(Dita Aliccia Armadani/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Makan Salad Terus Tapi Berat Badan Gak Turun-turun? Ini Alasannya











