loading…
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan Pada melakukan Management Walkthrough (MWT) Di sejumlah fasilitas strategis Pertamina Ke Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
“Jakarta merupakan etalase Pertamina. Keandalan operasi Ke Daerah ini sangat menentukan kepercayaan Komunitas Di Pertamina. Lantaran itu, tidak boleh ada ruang Bagi gangguan pasokan maupun penurunan Standar layanan,” kata Iriawan Di keterangan pers, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga: KPK Beberkan Konstruksi Perkara Pidana Hukum Kejahatan Keuangan Konversi Digital SPBU
Di kunjungan tersebut, Iriawan meninjau Terminal LPG Jakarta, Fuel Terminal (FT) Tanjung Priok beserta area marine, fasilitas PT Pertamina Lubricants, hingga Kantor Regional Jawa Dibagian Barat (JBB). Ia juga berdialog Di para pekerja mengenai penguatan kepemimpinan dan Kebiasaan Global kerja Ke lingkungan Pertamina.
Iriawan meminta seluruh fasilitas operasional Memperoleh tingkat operational readiness yang optimal Melewati keandalan aset, predictive maintenance, integritas fasilitas, kecukupan stok, kesiapan sumber daya manusia, serta sistem tanggap darurat yang teruji. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi faktor utama Sebagai menjaga kelancaran distribusi energi kepada Komunitas dan sektor industri.
Ke Di Itu, ia menekankan pentingnya penerapan aspek keselamatan, Kesejaganan, Perlindungan, dan lindungan lingkungan (HSSE) sebagai Kebiasaan Global kerja. Seluruh risiko, kata dia, harus diidentifikasi dan dimitigasi Sebelum dini Melewati inspeksi yang konsisten, disiplin operasi, manajemen perubahan, serta kepemimpinan yang hadir langsung Ke lapangan Agar setiap temuan dapat menjadi peringatan dini Sebagai mencegah insiden.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Komut Pertamina Tegaskan Tak Boleh Ada Gangguan Pasokan











