Hubungan Di Rusia dan China yang makin mesra, disebut menjadi penyebab memburuknya hubungan perdagangan Beijing Di Bangsa-Bangsa Uni Eropa (UE). Foto/Dok
Uni Eropa dan sekutu Baratnya telah menegur pemerintah China Lantaran mempertahankan hubungan diplomatik dan ekonomi yang Lebih erat Di Moskow Ke Ditengah konflik Di Rusia dan Ukraina. Ditambah serta keputusan Beijing yang menolak Sebagai bergabung Di Penilaian internasional Pada Kremlin.
“Dukungan Beijing Sebagai Moskow merusak hubungan perdagangan dan ekonomi Di China dan blok (UE) itu,” kata Habeck, yang juga menjabat sebagai Pembantu Presiden Tim Menteri ekonomi dan iklim Jerman.
Dia menambahkan, bahwa Beijing “tidak bisa hanya beralih Ke posisi netral, dan Lalu memihak Pada kepentingan Perlindungan Bangsa lain.”
Pada pertemuan Di mitranya Di China, Zheng Shanjie, Ke hari Sabtu, wakil kanselir Mengungkapkan, bahwa kepentingan Perlindungan Jerman dan Uni Eropa secara langsung dipengaruhi Dari konflik. Ia juga memperingatkan, Beijing tentang konsekuensi ekonomi potensial Lantaran kerja samanya Di Moskow.
“Hubungan kami, hubungan langsung kami, telah terpengaruh secara negatif,” kata kantor berita Jerman dpa mengutip Habeck.
Sebagai informasi kunjungan Habeck Ke China terjadi seminggu Sesudah Uni Eropa Mengintroduksi tarif Mutakhir Ke produsen EV China, yang ditanggapi Beijing Di Mengintroduksi penyelidikan anti-dumping yang ditujukan Sebagai produk daging babi tertentu Di blok tersebut.
Beijing Sebelumnya memperingatkan bahwa mereka Berencana menargetkan sektor penerbangan dan Agrikultur Uni Eropa sebagai respons Pada tarif EV atau Kendaraan Pribadi Bertenaga Listrik China.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Jerman Menyalahkan Rusia atas Memburuknya Hubungan China dan Uni Eropa











