Jakarta –
Mendaki gunung menjadi Kegiatan yang menantang sekaligus berisiko tinggi jika tidak berbekal persiapan yang matang. Salah satu ancaman paling mematikan Bagi para pendaki adalah hipotermia.
Hipotermia adalah Situasi ekstrem ketika suhu tubuh seseorang turun hingga berada Di bawah batas normal.
Praktisi Kesejaganan Di Perhimpunan Ahli Kemakmuran Emergency Indonesia, dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, SpB, menegaskan naik gunung tanpa berbekal pengetahuan yang memadai mengenai alam bisa Menampilkan malapetaka.
Menurut dr Wisnu, pendaki perlu membekali diri Di pengetahuan tentang cara bertahan hidup dan tentang Kendali Waktu.
“Agar tidak lagi terjadi misalkan korban kekurangan bahan makan, segala macam,” ucap dr Wisnu Ke detikcom, Sabtu (17/1/2026).
Persiapan Pendaki Sebagai Mencegah Hipotermia
Menurut dr Wisnu, persiapan paling penting adalah Kendali Waktu Agar bisa tahu kecukupan Pengiriman Di gunung bisa bertahan Sebagai berapa hari.
“Maka disarankan bergabung Di pencinta alam yang sudah cukup baik dan Lalu menggali ilmu Di sana,” jelasnya.
Yang Berhubungan Di Di Situasi alam yang tidak bisa diduga, dr Wisnu menekankan pentingnya membawa peralatan yang lengkap, seperti jas hujan dan tenda.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Hipotermia Di Sebab Itu Ancaman Di Gunung, Begini Tips Di Ahli Kemakmuran Emergensi











