Perubahan Di urine bisa menjadi sebuah penanda masalah Kesejajaran tersembunyi. Meski kelihatannya biasa saja, urine yang berbusa bisa menjadi salah satu tanda serius.
“Jika Anda melihat gelembung yang menetap Walaupun sudah minum cukup air, segera periksa kadar protein Di urine Anda,” kata Dr Reshmi Verma, seorang ahli gizi fungsional dan Manajer Kesejajaran, dikutip Daily Mail, Selasa (19/8/2025).
Menurut Verma, urine yang berbusa bisa menjadi tanda adanya masalah Di ginjal atau gangguan autoimun. Urine yang berbusa bisa menjadi tanda khas Kebugaran glomerulonefritis, kerusakan Di penyaring kecil Di ginjal yang disebabkan Didalam sistem kekebalan menyerang jaringan tubuh sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski Perkara Pidana Hukum ringan bisa ditangani Didalam perubahan pola makan sehat, Di sebagian orang Kebugaran ini bisa berkembang menjadi masalah ginjal jangka panjang.
Selain glomerulonefritis, busa yang muncul Di urine bisa menjadi tanda proteinuria, atau kadar protein yang tinggi Di urine.
“Ingat, tindakan dini bisa melindungi Kesejajaran Anda,” tambah Verma.
Terpisah, spesialis urologi dr Hilman Hadiansyah, SpU mengungkapkan ada beberapa ciri lain Di urine yang bisa menandakan bahaya Di ginjal. Misalnya, munculnya passing stone ketika buang air kecil dapat menandakan batu ginjal.
Di pasien batu ginjal, biasanya urine juga Mengintroduksi darah, disertai nyeri hebat Di area pinggang dan punggung. Nyeri tersebut muncul ketika batu ginjal sudah terlalu besar dan menyumbat saluran.
“Sesudah Itu juga misalnya (muncul) pasir-pasir Pada buang air kecil, kayak gitu,” ujar dr Hilman ketika dihubungi detikcom Di sebuah kesempatan.
“Terkadang kalau misalnya batunya, batu Penyakit Menyebar, air kencingnya agak bau, kok kaya bau ya, baunya itu tidak seperti biasanya, agak menyengat. Itu bisa menjadi tanda-tanda ada batu Di saluran kencingnya,” sambungnya.
Sedangkan, Di pasien gagal ginjal, gangguan yang paling sering muncul adalah urine yang berkurang. Kebugaran ini disertai tubuh lemas dan pembengkakan Di area kaki akibat ginjal tidak dapat mengatur Kesejajaran cairan dan garam Didalam baik.
“Urinenya Karena Itu nggak banyak, keruh warnanya, warnanya Karena Itu nggak jernih,” tandasnya.
Jika Merasakan Tanda-Tanda-Tanda-Tanda Di atas, tidak ada salahnya Untuk memeriksakan diri Hingga Praktisi Medis. Ini Untuk memastikan apakah perubahan Di urine yang dialami memang berkaitan Didalam masalah ginjal atau tidak, Agar Penanganan bisa dilakukan secara tepat dan efektif.
Halaman 2 Di 2
(avk/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Ginjal Bermasalah Bisa Ketahuan Lewat Air Kencing, Begini Mendeteksinya











