loading…
Sebagai pertama kalinya, para ilmuwan telah menemukan residu organik Bersama tanaman psikedelik Di Di artefak Mesir kuno, yang dulunya berisi Terapi penenang fermentasi rasa buah, dimaniskan Bersama madu, diberi sedikit rasa kemungkinan akar manis, dan sengaja dicampur Bersama cairan tubuh manusia.
Koktail beralkohol dan halusinogen itu kemungkinan ditelan atas nama dewa Bes, yang wajahnya terpampang Di Pada luar wadah tersebut.
“Belum ada Studi Sebelumnya yang menemukan apa yang kami temukan Di studi ini,”kataarkeolog Davide Tanasi Bersama Universitas South Florida.
Bes adalahdewa Mesiryang Yang Terkait Bersama Bersama Alunan, kegembiraan, dan persalinan, kadang-kadang dikenal sebagai “pemberi mimpi/ramalan”. Para ilmuwan telahmenemukanlebih Bersama 380 bejana Bes Bersama peradaban Mesir kuno, Tetapi masih menjadi misteri apa isi wadah minum ini Sebelumnya, dan mengapa.
“Sudah Dari lama para ahli Mesir Kuno berspekulasi tentang kegunaan cangkir Bersama kepala Bes, dan Sebagai jenis minuman apa, seperti air suci, susu, anggur, atau bir,”jelasBranko van Oppen, kurator Karyaseni Yunani dan Romawi Di Museum Karyaseni Tampa.
“Para ahli tidak mengetahui apakah cangkir-cangkir ini digunakan Di kehidupan sehari-hari, Sebagai tujuan keagamaan, atau Di ritual magis.”
Wadah yang ditemukan Bersama jejak tanaman halusinogen Mungkin Saja tidak mewakili semua wadah Bes, tetapi tentu saja sangat mencerahkan.
Wadah tersebut disumbangkan Di Museum Karyaseni Tampa Ke tahun 1984, dan Mutakhir-Mutakhir ini dipelajari Dari Skuat ilmuwan Bersama AS dan Italia.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bikin Teler Parah, Penyalahgunaan Narkotika Zaman Firaun Ditemukan











