loading…
Duta Besar RI Untuk Singapura (2020-2025) Suryopratomo. Foto/Dok SindoNews
“Kalau kita ingin tumbuh, kalau Indonesia ingin menjadi Indonesia Emas 2045 , yang dikatakan Kepala Negara Prabowo bahwa Indonesia tumbuh 8 persen, says sampaikan bahwa Perkembangan adalah agregat Di belanja pemerintah, konsumsi Kelompok, Penanaman Modal Asing, dan Produk Ekspor Pembelian Barang Di Luar Negeri. Karena Itu empat itu menjadi pilar,” ujar Suryopratmono Di podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang Di YouTube SindoNews, dikutip Senin (23/2/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Tommy ini, sekarang kontribusi belanja pemerintah Pada Perkembangan 15 persen. Ditarik berapa pun pasti terbatas. Berharap belanja pemerintah Karena Itu Kendaraan Bermotor Roda Dua Perkembangan pasti Akansegera ada batasnya.
Baca Juga: Suryopratomo Ungkap Perbedaan Pejabat Singapura Bersama Indonesia: Kita Cenderung Feodal
Lanjutnya, konsumsi Kelompok. “Bersama banyak layoff sekarang, kelas menengah menurun, konsumsi Kelompok juga pasti ada batasnya,” kata Tommy.
Tommy mengatakan, pilar ketiga yang betul-betul bisa dimanfaatkan adalah Penanaman Modal Asing. “Bagaimana supaya Penanaman Modal Asing masuk? Berikan kepercayaan kepada dunia usaha,” ujarnya.
Menurut Tommy, dirinya selalu mengatakan bahwa Indonesia butuh pengusaha besar, pengusaha menengah, dan pengusaha kecil. Ketiga golongan ini tidak perlu didikotomikan.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Berikan Kepercayaan kepada Dunia Usaha











