loading…
Pemimpin Negara Amerika Serikat (AS) Donald Trump. FOTO/AP
Sejumlah sumber menyebutkan, pertemuan itu Berencana dihadiri sejumlah pejabat tinggi Tim Menteri Pembantu Pemimpin Negara, Di antaranya Pembantu Pemimpin Negara Energi Chris Wright dan Pembantu Pemimpin Negara Untuk Negeri Doug Burgum. Agenda ini dipandang sebagai langkah penting Trump Untuk Mendorong perusahaan migas AS kembali berinvestasi Di Venezuela, Negeri Bersama cadangan Migas terbesar Di dunia, meski masih diliputi ketidakpastian politik.
“Perusahaan Migas Berencana mencari jaminan Perlindungan. Mereka juga Mencari kepastian garis waktu politik Bersama Gedung Putih, termasuk Pemilihan Umum yang memulihkan pemerintahan yang menghormati supremasi hukum,” ujar seorang sumber yang mengetahui Wacana pertemuan tersebut.
Baca Juga: Lee dan Xi Bertemu Di Beijing, China-Korsel Pulihkan Kerja Sama Dagang
Menurut sumber-sumber yang dikutip media Politico, industri migas Hingga Pada Ini masih enggan menggelontorkan Penanaman Modal Untuk Negeri bernilai miliaran Usd Di Venezuela. Ketidakstabilan politik, risiko penyitaan aset, serta belum jelasnya arah transisi pemerintahan Di Caracas menjadi pertimbangan utama para investor.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Bahas Masa Di Venezuela, Trump Gelar Pertemuan Bersama Raja-raja Migas AS











