Ada yang Dimintai hingga Rp1 Miliar

loading…

KPK menetapkan 11 orang sebagai Individu Terduga Tindak Kejahatan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesejajaran Kerja (K3) Ke Kemnaker. Foto/Arif Julianto

JAKARTA – Aktivis senior Arief Poyuono Menginformasikan adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan pemerasan Di proses sertifikasi Keselamatan dan Kesejajaran Kerja (K3) Ke lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Hal itu disampaikannya Di dialog spesial Rakyat Bersuara bertajuk “Mantan Wamenaker Penyuapan & Bersih-bersih Prabowo” Ke iNews TV, Selasa (26/8/2025).

Arief menceritakan pengalamannya Pada Memperoleh aduan Di seorang pengusaha Ke Surabaya yang diminta membayar hingga Rp1 miliar Untuk mengurus sertifikasi K3. Padahal, menurutnya, Langkah tersebut seharusnya tidak dipungut biaya.

Baca juga: Usai Dipajang KPK, Noel Ebenezer Tersenyum dan Kepalkan Tangan

“K3 itu mandatori Di Depnaker Untuk melatih pegawai, dan harusnya gratis. Tapi kawan saya dimintai Rp1 miliar. Begitu saya konfirmasi lewat video call, orang Kemenaker pusat langsung grogi dan akhirnya dibatalkan,” ujar Arief.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Ada yang Dimintai hingga Rp1 Miliar