Sukabumi –
Jembatan Gantung Situ Gunung menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer Di Jawa Barat. Berada Di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Sukabumi, jembatan ini menawarkan Pengalaman Hidup berjalan Di atas ketinggian Bersama panorama hutan tropis yang hijau dan udara pegunungan yang sejuk.
Daya tarik utama destinasi ini adalah Jembatan Gantung Lembah Purba yang diklaim sebagai salah satu jembatan gantung Di Di hutan terpanjang Di Asia. Berdasarkan informasi Bersama pengelola, jembatan tersebut Memperoleh panjang mencapai 535 meter.
Meski demikian, terdapat pula sejumlah sumber yang menyebut panjang jembatan Disekitar 414 meter. Terlepas Bersama perbedaan data tersebut, jembatan ini tetap menjadi ikon wisata unggulan Di Sukabumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jembatan Gantung Situ Gunung mulai dibangun Ke pertengahan tahun 2017. Proses pembangunannya dilakukan secara manual Bersama melibatkan Kelompok setempat serta tenaga ahli Bersama Bandung. Kehadiran jembatan ini berhasil mengangkat potensi wisata alam kawasan Situ Gunung sekaligus Menarik Perhatian minat wisatawan Bersama berbagai Lokasi.
Pada detikTravel berkunjung Di lokasi beberapa hari lalu, suasana jembatan tampak ramai dipadati wisatawan. Mulai Bersama rombongan keluarga, komunitas, hingga kelompok ibu-ibu terlihat antusias menikmati sensasi berjalan Di atas jembatan sambil mengabadikan momen Bersama latar Dibelakang hutan yang masih asri.
Perjalanan dimulai Bersama memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Sebagai masuk Di kawasan konservasi ini, pengunjung dikenakan tiket sebesar Rp16.000 Ke hari kerja (weekday) dan Rp18.500 Pada akhir pekan (weekend). Di Di Itu, terdapat biaya parkir kendaraan sebesar Rp 10.000 Sebagai Kendaraan Pribadi.
Setelahnya melewati pintu masuk TNGGP, pengunjung masih harus membeli tiket lagi Sebagai memasuki kawasan Jembatan Gantung Situ Gunung. Pada kami menanyakan alasan mengapa tiket masuk dibayar secara terpisah, petugas menjelaskan bahwa setiap kawasan dikelola Dari pengelola yang berbeda. Sebab itu, tiket masuk Di TNGGP dan tiket Di area Jembatan Situ Gunung dikenakan secara terpisah.
Kami akhirnya membayar lagi tiket masuk Di Jembatan Situ Gunung. Pengelola menyediakan sejumlah pilihan paket wisata Bersama harga yang bervariasi, mulai Bersama Rp 50.000 sampai Rp 150.000. Kami mencoba yang termahal Sebab ada fasilitas shuttle ojeknya dan makan-makan ringan.
Ekspedisi kami Di kawasan Situ Gunung dimulai Bersama pintu masuk berbentuk segitiga. Bersama sana, kami memilih menggunakan jasa ojek Sebagai Di wahana pertama. Mutakhir beberapa meter berjalan, sang pengemudi rupanya cukup piawai sekaligus gemar memacu Kendaraan Bermotor Roda Dua. Jalan berbatu yang menanjak dilibasnya tanpa ragu, membuat kami yang duduk Di Dibelakang harus berpegangan erat agar tidak terpental Bersama Kendaraan Bermotor Roda Dua.
Meski cukup memacu adrenalin, perjalanan Bersama ojek ini sebenarnya tidak terlalu jauh. “Ojeknya ekstrem,” celetuk seorang ibu sambil tertawa Setelahnya turun Bersama Kendaraan Bermotor Roda Dua, menggambarkan Pengalaman Hidup yang Mutakhir saja dirasakannya.
Setibanya Di lokasi, kami langsung disambut wahana pertama, Keranjang Langit. Wahana ini menggunakan keranjang berbahan rotan yang kuat Tetapi ringan, digantung Ke lintasan kabel baja yang membentang Di atas kawasan Lembah Purba. Setiap keranjang dapat dinaiki Dari dua orang, Bersama perlengkapan full body harness yang dipasang secara profesional Dari petugas Untuk menjamin Keselamatan.
|
Rasa penasaran berbaur Bersama sedikit debaran Di dada Pada menapakkan kaki Di area peluncuran wahana Keranjang Langit, kawasan wisata alam Situ Gunung, Sukabumi. detikTravel berkesempatan mencoba wahana ekstrem yang belakangan viral Di media sosial Sebab insiden tabrakan antar-keranjang gantung. Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
|
Begitu keranjang mulai bergerak perlahan, panorama alam langsung tersaji Di Di mata. Hamparan hutan tropis Taman Nasional Gunung Gede Pangrango membentang hijau sejauh mata memandang.
Curug Sawer Foto: Andhika Prasetia/detikFoto |
Di kejauhan terdengar gemericik air Bersama Curug Sawer yang berpadu Bersama kicauan burung, Sambil Itu udara pegunungan yang sejuk menerpa wajah, sayang langit Lagi tidak bersahabat, matahari tertutup kabut tebal dan tidak terlihat langit biru.
Untuk sebagian orang, Pada keranjang mencapai titik tertinggi menjadi momen paling mendebarkan. Tetapi, coba saja sesekali melihat Di bawah, jangan lupa pegang erat handphone anda Pada mengabadikan momen ini biar tidak terjatuh.
Setelahnya tiba kembali Di titik awal, pengunjung Berencana diarahkan Di tempat peristirahatan Sebagai menikmati minuman seperti teh hangat dan aneka rebusan. Wah lumayan segar lagi Setelahnya degdegan naik keranjang langit.
Perjalanan Lalu diarahkan Di jembatan Situ Gunung yang terkenal itu, Jembatan Lembah Purba. Pengunjung diminta Sebagai scan barcode gelang dulu Sebelumnya masuk jembatan.
Begitu masuk jembatan ini, sensasinya cukup bikin ngeri juga. Beberapa pengunjung Di antaranya sempat berteriak-teriak Pada jembatannya mulai sedikit bergoyang Sebab tertiup angin atau Sebab Pada banyak dilewati pengunjung.
Pada melewati jembatan Lembah Purba kami sempat melihat dedaunan atau ranting Ke pohon bergerak-gerak, sayang kami tidak melihat apakah itu ulah para lutung hitam yang sempat menampakkan diri mereka beberapa waktu lalu.
Setelahnya melintasi jembatan ini, pengunjung bisa menikmati Curug Sawer sampai bermain wahana keranjang sultan.
Keranjang Sultan Di Situ Gunung Foto: Andhika Prasetia/detikFoto |
Tidak seperti keranjang langit yang tinggi, keranjang yang satu ini hanya Disekitar 3 meter Di atas sungai. Beres Bersama sini, traveler Berencana kembali menyusuri jembatan merah yang tak kalah bikin adrenaline ini bergejolak.
Jembatan Situ Gunung, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang Menarik Perhatian Di Jawa Barat. Terpanjang se-Asia, tempat ini menawarkan Pengalaman Hidup seru Untuk para pencinta Ekspedisi. Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto |
Bersama perpaduan panorama alam yang memukau, udara pegunungan yang segar, serta Pengalaman Hidup melintasi jembatan gantung ikonik, Situ Gunung menjadi pilihan destinasi yang layak masuk Untuk daftar wisata Pada berkunjung Di Sukabumi, Jawa Barat.
Jangan lupa Situ Gunung Suspension Bridge dibuka setiap Senin-Jumat pukul 07.00-16.00 WIB dan Sabtu-Minggu juga high session buka pukul 07.00-17.00 WIB. Kalau ingin menikmati sunrise ada baiknya menginap Di beberapa glamping Di area sini.
(ddn/ddn)
Dadan Kuswaraharja
Jurnalis detikcom. Bergabung Bersama dunia jurnalistik Sebelum 2004, aktif meliput berbagai event nasional dan internasional Bersama fokus Di dunia Perjalanan Di Luarnegeri.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Sensasi Menyusuri Jembatan Terpanjang Di Asia Di Di Hutan Sukabumi














