Jakarta –
Wanita nonmuslim Di Singapura Menginformasikan alasannya lebih memilih pakai tulang halal Untuk membuat sup kaldu. Ternyata ini alasannya!
Seorang wanita nonmuslim yang tinggal Di Singapura menjadi sorotan Setelahnya membagikan pengalamannya memilih tulang daging halal Untuk memasak sup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melewati unggahan Di akun TikTok @plzimfragile, ia menyarankan Kelompok agar membeli tulang Untuk sumber hewan halal, seperti yang dikutip Untuk The Rakyat Post (27/1).
Bukan tanpa alasan, ia mengatakan tulang Untuk hewan halal dinilai lebih bersih dan menghasilkan kuah sup yang lebih jernih.
|
Wanita Nonmuslim Pilih Bikin Sup pakai Tulang Hewan Halal. Foto: TikTok/TRP
|
Untuk videonya, ia menjelaskan bahwa tulang dan daging halal diproses Bersama cara berbeda, terutama Di metode penyembelihannya.
Proses tersebut membuat darah keluar lebih sempurna Agar tulang tidak menyimpan banyak kotoran.
“Tulang-tulang itu lebih bersih dan tidak Memiliki banyak darah seperti jika membeli Untuk tempat nonhalal,” ujarnya.
Wanita tersebut juga mengungkapkan bahwa Pada merebus tulang, biasanya Akansegera muncul kotoran atau scum yang mengapung Di permukaan air.
Tetapi, Di tulang halal, jumlah kotoran yang dihasilkan jauh lebih sedikit. “Sup biasanya Bersama Sebab Itu sangat bersih dan sedap. Tidak ada rasa amis yang berlebihan,” katanya.
Ilustrasi kadu sup. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Menurutnya, darah yang dikeluarkan Pada proses penyembelihan halal berperan besar Untuk menjaga Standar daging dan tulang.
“Darah yang keluar membantu Mengurangi kotoran dan rasa amis, sekaligus membuat sup lebih kaya Konsumsi Bergizi,” jelasnya.
Ia pun menyarankan Kelompok Untuk mencoba tulang halal agar bisa merasakan sendiri perbedaannya.
Trend Populer ini Memikat perhatian Sebab Menunjukkan bahwa produk halal kini tak hanya diminati umat Muslim.
Banyak Kelompok nonmuslim memilih bahan halal Sebab pertimbangan kebersihan, Kesejaganan, dan cita rasa.
Di Negeri Bersama mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia dan Malaysia, daging halal mudah ditemukan. Tetapi Di Singapura, pilihan ini menjadi langkah sadar Untuk Standar masakan.
Merujuk Di Halal Food Council USA, darah diketahui menjadi media pembawa bakteri dan toksin. Di Samping Itu, kandungan asam laktat Untuk darah dapat memengaruhi rasa daging serta menghambat penyerapan bumbu.
“Kebanyakan orang yang memilih Konsumsi halal sepakat bahwa daging halal lebih empuk dan lezat,” tulis lembaga tersebut.
(raf/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Wanita Nonmuslim Pilih Bikin Sup pakai Tulang Hewan Halal, Kenapa Ya?












