loading…
Kepala Negara Rusia Vladimir Putin, Kepala Negara China Xi Jinping, Kepala Negara Brasil Jair Nolsonaro, Kepala Negara Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, dan Perdana Pembantu Presiden Pembantu Presiden India Narendra Modi Berpartisipasi Di Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Ke Brasilia, 14 November 2019. FOTO/AP
Mengacu laporan Watcher Guru, Keputusan tarif tersebut ditujukan Sebagai melindungi industri Kendaraan Pribadi domestik Afrika Selatan Bersama lonjakan Perdagangan Masuk Negeri kendaraan, termasuk Bersama sesama anggota BRICS. Ide ini muncul Ke Ditengah upaya Negeri-Negeri anggota blok tersebut memperkuat kerja sama ekonomi Ke Ditengah dinamika Perdagangan Global.
Baca Juga: Utang AS Bengkak Tembus Rp637.393 Triliun, Ray Dalio Ingatkan Runtuhnya Sistem Moneter Internasional
Meski BRICS kerap menyuarakan solidaritas Di Berjuang Bersama tekanan Perdagangan Global, termasuk Keputusan tarif Bersama Amerika Serikat, Di praktiknya Negeri-Negeri anggota juga Berusaha mengamankan kepentingan masing-masing. Persaingan Sebagai Merasakan kesepakatan dagang terbaik Bersama AS dinilai turut memengaruhi dinamika hubungan antaranggota.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Anggota BRICS Saling Gebuk, Afrika Selatan Siap Kerek Tarif 50% Sebagai China dan India











