Bangkok –
Sebanyak 23 penumpang tertinggal Ke Untuk Kendaraan Angkutan Umum, Pada penerbangan AirAsia sudah mau lepas landas. Maskapai pun meminta maaf dan mengakui adanya masalah koordinasi.
Dilansir Untuk Bangkok Post, Sabtu (31/1/2026) insiden ini terjadi Ke penerbangan FD3116 Untuk Don Mueang Hingga Hat Yai Ke 17 Januari, yang dijadwalkan berangkat pukul 07.10 pagi Bersama 136 penumpang Ke dalamnya.
Menurut keterangan penumpang yang dibagikan Ke media sosial, drama tersebut terjadi ketika seorang penumpang lanjut usia Mengetahui temannya belum naik pesawat. Pada pesawat mulai bergerak Ke landasan, ia melepaskan sabuk pengamannya dan memberi tahu awak kabin bahwa temannya hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia bersikeras bahwa pesawat tidak dapat berangkat Lantaran temannya sudah melakukan check-in dan berada Ke Untuk Kendaraan Angkutan Umum antar-jemput.
Awalnya, awak kabin menduga penumpang yang hilang tersebut Mungkin Saja ketinggalan penerbangan dan dapat naik penerbangan berikutnya, atau Mungkin Saja naik Kendaraan Angkutan Umum yang salah, Lantaran dua gerbang beroperasi secara bersamaan Ke Pada itu.
Penumpang tersebut mengatakan awak kabin tampaknya tidak Mengetahui adanya penumpang yang hilang. Wanita itu lalu menelfon temannya tersebut dan membenarkan bahwa mereka masih berada Ke Untuk Kendaraan Angkutan Umum antar-jemput.
Pesawat yang sudah mulai bergerak Ke landasan, kembali Hingga gerbang Di pukul 07.45 pagi waktu setempat. Pintu boarding dibuka kembali, dan 23 penumpang yang tertinggal ini diizinkan naik.
Unggahan Facebook tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang proses boarding, khususnya tidak adanya penghitungan akhir jumlah penumpang. Dia juga menyoroti adanya kelalaian maskapai yang tidak mencoba menghitung jumlah penumpang ataupun mencari penumpang yang hilang.
Tanggapan AirAsia
Untuk pernyataannya, AirAsia meminta maaf dan mengakui adanya insiden ini. Mereka mengatakan adanya Kesalahan Individu koordinasi antar staf hingga menimbulkan ketidaknyamanan Ke penumpang.
Kepala pilot membuat keputusan Untuk kembali menjemput penumpang yang tersisa, yang mengakibatkan penundaan Di 36 menit. Penerbangan akhirnya tiba Ke Hat Yai Bersama selamat.
Maskapai juga mengatakan bahwa mereka Berencana memperketat prosedur Bersama mewajibkan awak kabin, bukan hanya staf darat Untuk melakukan penghitungan akhir Sebelumnya keberangkatan Ke penerbangan yang menggunakan gerbang Kendaraan Angkutan Umum. Mereka juga Berencana merombak sistem komunikasi internal mereka Untuk mencegah Kesalahan Individu serupa.
Maskapai telah menanyai staf yang terlibat dan Memutuskan tindakan sesuai Bersama peraturan perusahaan, sambil menerapkan langkah-langkah pengawasan yang lebih ketat Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
(sym/wsw)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Tren: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Penumpang Belum Masuk Semua Hingga Pesawat, eh Sudah Mau Terbang Saja











