Perusahaan energi Rusia Gazprom Berencana menjadi pemasok Sumber Energi terbesar Ke China. FOTO/Ilustrasi
Rute Timur Jauh Berencana menyalurkan pasokan Sumber Energi Rusia Di lepas pantai Pulau Sakhalin Ke China. Moskow dan Beijing menandatangani perjanjian Bagi pengiriman gas pipa tambahan Lewat rute Mutakhir Ke bulan Februari 2023.
Menurut Miller, rute Timur Jauh Berencana Memiliki kapasitas tahunan sebesar 10 miliar meter kubik (bcm) Setelahnya beroperasi penuh. Proyek ini melibatkan pembangunan jalur lintas batas melintasi Sungai Ussuri Di pipa Rusia yang sudah beroperasi dan kota Hulin Ke China.
“Didalam (jaringan pipa) Power of Siberia dan rute Timur Jauh yang mencapai kapasitas penuh, Rusia Berencana menjadi pemasok gas terbesar Ke China,” tegas CEO Gazprom Aleksey Miller seperti dilansir Russia Today, Sabtu (29/6/2024).
Rusia Pada ini memasok gas Ke China Lewat pipa Power of Siberia, Dibagian Di Jalur Timur, berdasarkan perjanjian bilateral Di 30 tahun. Pengiriman dimulai Ke tahun 2019, dan pipa tersebut diperkirakan Berencana mencapai kapasitas operasional penuh sebesar 38 bcm Sumber Energi setiap tahunnya Ke tahun Di. “Gazprom secara sistematis Meningkatkan Produk Ekspor gas Ke China Lewat pipa tersebut,” jelasnya.
Moskow dan Beijing juga mendekati kesepakatan mengenai pembangunan pipa gas raksasa yang dikenal sebagai Power of Siberia 2. Pipa ini Berencana mengangkut hingga 50 bcm gas setiap tahunnya Di Daerah Yamal Ke Rusia utara Ke China Lewat Mongolia. Ketika semua jaringan pipa beroperasi penuh, volume pasokan gas Rusia Ke China bisa mencapai hampir 100 bcm setiap tahunnya.
“Gas Rusia mempunyai permintaan Ke China,” kata Miller seraya menambahkan bahwa pasokan Ke tahun 2023 melebihi kewajiban Perjanjian sebesar 700 juta meter kubik. “Ke awal tahun ini, kami terus memecahkan Pencapaian Produk Ekspor harian Ke konsumen China,” kata dia. Mengutip para ahli, Miller menyimpulkan bahwa konsumsi Sumber Energi Ke China diproyeksikan Meresahkan dua kali lipat Ke pertengahan abad ini.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Perusahaan Gas Rusia Ungkap Kesepakatan Besar Mutakhir Didalam China











