Dan ini merupakan pratinjau tentang siapa yang harus ditonton Di tahun-tahun mendatang. Memang, berhasil lolos Ke Evenbesar – apalagi meraih medali – belum tentu menjadi prediktor kesuksesan profesional.Sebelum tahun 2008, lebih Di 1.100 petinju pria dan wanita telah berkompetisi Di Evenbesar – jumlah pastinya lebih rendah Sebab ada beberapa petinju yang ikut serta Di beberapa tahun.
Di 1.000+ petinju tersebut, 55 petinju telah memenangkan gelar Kemenangan dunia Sesudah menjadi profesional. Dan Di 178 peraih medali Sebelum tahun 2008, hanya 20 orang yang menjadi pemegang gelar. Dua belas Di antaranya adalah peraih medali emas: Nicola Adams, Robson Conceicao, James DeGale, Anthony Joshua, Vasiliy Lomachenko, Ryota Murata, Lauren Price, Robeisy Ramirez, Claressa Shields, Katie Taylor, Oleksandr Usyk, dan Shiming Zou.
Tiga Di antaranya adalah peraih medali perak: Denis Berinchyk, Beatriz Ferreira dan Shakur Stevenson. Dan lima peraih medali perunggu: Murodjon Akhmadaliev, Marlen Esparza, Oleksandr Gvozdyk, Yordenis Ugas dan Deontay Wilder. Mari kita lihat Evenbesar 2008 yang diselenggarakan Di Beijing, Evenbesar 2012 Di London, dan Evenbesar 2016 Di Rio de Janeiro.Juga Evenbesar 2020 yang diadakan Di tahun 2021 Di Tokyo Sebab Penyebara Nmassal, Walaupun sebagian besar masih menjadi prospek dan Di proses berkembang menjadi pesaing.
Kita Akansegera melihat para Kemenangan dunia, pemegang gelar dunia Pada ini, serta para penantang dan prospek terbaik lainnya yang Pada ini berada Di Pangkat berdasarkan Ring atau TBRB. Para petarung Di setiap Dibagian didaftarkan Di urutan abjad.
Petinju Kemenangan Dunia
Artur Beterbiev (Rusia)
Beterbiev tidak pernah meraih medali Di Evenbesar, Merasakan Kegagalan yang sangat kontroversial Di tahun 2008 Di kelas berat ringanmelawan Olahragawan Kandidatteratas tuan Rumah, dan Sesudah Itu bertemu Bersama Oleksandr Usyk Di kelas berat Di tahun 2012. Kedua Kegagalan itu terjadi Pada melawan peraih medali emas.
Tetapi, sebagai petinju profesional, Beterbiev tak terkalahkan, raja kelas berat ringan berdasarkan Mengalahkan TKO atas Olahragawan Evenbesar lainnya, Oleksandr Gvozdyk. Beterbiev telah melakukan lima kali Lini Pertahanan Sebelum Pada itu. Laga keenamnya Akansegera menjadi yang paling dinantikan: sebuah pertarungan melawan sesama pemegang gelar, Dmitriy Bivol, Untuk merebut gelar Kemenangan tak terbantahkan Di divisi 175 kilogram.
Teofimo Lopez (Honduras)
Lopez takluk Di laga pertama dan satu-satunya Di Evenbesar 2016, kalah Di peraih medali perak Sofiane Oumiha. Sebagai Olahragawan profesional, Lopez Merasakan pasang surut, Walaupun kemenangannya membuatnya menjadi raja kelas ringan (berkat Mengalahkan atas Vasiliy Lomachenko) dan naik Ke Pangkat pertama Di kelas ringan super (Sesudah Mengalahkan atas Josh Taylor).
Savannah Marshall (Inggris Raya)
Marshall, yang kalah Di perempat final kelas menengah Di tahun 2012 dan 2016, merebut gelar WBO Di kelas 72,5 kg yang dikosongkan Bersama Claressa Shields. Marshall melakukan beberapa kali Lini Pertahanan yang sukses Sebelumnya kalah angka mutlak Di Shields Di pertarungan Di tahun 2022 Untuk memperebutkan gelar Kemenangan kelas menengah yang tak terbantahkan. Setahun yang lalu, Marshall naik Ke kelas menengah super dan melengserkan Franchon Crews-Dezurn Untuk menjadi ratu Mutakhir yang tak terbantahkan Di kelas 168.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: 11 Petinju Evenbesar Terbaik yang Menjadi Kemenangan Dunia Tinju











