loading…
CEO Meta Mark Zuckerberg Pada meninggalkan Lembaga Proses Hukum Tinggi Los Angeles usai Menyediakan kesaksian Untuk gugatan perdana Yang Berhubungan Bersama dampak kecanduan media sosial Di Keadaan mental anak Hingga bawah umur. Foto: GettyImages
Bagi pertama kalinya, bos besar Hingga balik Instagram dan Facebook ini bersaksi Hingga Didepan juri mengenai tuduhan bahwa platform miliknya dirancang secara sengaja Bagi menimbulkan adiksi, yang berujung Di kerusakan mental User Hingga bawah umur.
Tindak Kejahatan ini dipicu Bersama gugatan Kaley, perempuan berusia 20 tahun yang mengaku “terjerat” Instagram dan YouTube Sebelum usia sekolah dasar.
Akibat penggunaan berlebih Sebelum usia 9 tahun, Kaley mengklaim menderita gangguan kecemasan, depresi, hingga body dysmorphia.
Logika hukum Untuk Tindak Kejahatan ini Akansegera menjadi preseden Bagi lebih Bersama 1.500 gugatan serupa Bersama keluarga Hingga Amerika Serikat yang merasa anak-anak mereka dirugikan, Malahan hingga kehilangan nyawa, akibat Logika media sosial.
Hingga hadapan pengacara penggugat, Mark Lanier, Zuckerberg dicecar mengenai target waktu penggunaan (time spent) yang menjadi indikator Prestasi perusahaan.
Lanier Menunjukkan dokumen internal Bersama kepala Instagram, Adam Mosseri, yang menyebut fitur video pendek Reels berhasil Merangsang waktu penggunaan Hingga titik tertinggi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Remaja Tidak Bawa Cuan Bagi Pengiklan











