Jakarta –
Niat baik nenek ini berbagi sarapan gratis justru berbuntut teguran Bersama pemerintah setempat. Meski begitu, ia bersikeras tetap memasak Sebagai warga Disekitar.
Seorang nenek Ke Missouri, Amerika Serikat, diminta berhenti menyediakan sarapan gratis Sebagai warga Disekitar Lantaran tidak Memiliki izin. Meski sempat takut Berjuang Bersama masalah hukum, ia bersikeras ingin meneruskan kebiasaan tersebut.
Dilansir Bersama Fox News (28/08/2026), Kathy Kite, warga Harrisburg, Missouri, mulai memasak sarapan gratis Sebagai tetangga dan teman-temannya Dari Mei lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan ini bermula Setelahnya SPBU tempatnya bekerja berhenti menyediakan sarapan Setelahnya Penyebara Nmassal COVID-19. Pelanggan yang biasa datang terus menanyakan menu sarapan, Agar Kite mengundang mereka makan Ke rumahnya.
|
Rajin Bagikan Sarapan Gratis, Nenek Ini Ditegur Lantaran Tak Berizin Foto: Site News
|
Awalnya hanya beberapa pelanggan tetap yang datang. Akan Tetapi, kabar tersebut menyebar Ke Harrisburg yang berpenduduk kurang Bersama 300 orang.
Warga mulai mampir Sebagai menikmati Minuman Kafein dan sarapan gratis sambil berbincang santai. Beberapa ibu Justru membawa anak-anak mereka Sebagai sarapan Sebelumnya berangkat sekolah.
Ke Juli, Kite Merasakan surat Bersama Columbia/Boone County Public Health and Human Services Department. Surat itu Menginformasikan ia perlu memperoleh izin membuat Minuman.
“Saya tidak Berencana berhenti menyediakan Minuman Sebagai komunitas saya. Saya tidak Berencana berhenti memberi makan anak-anak dan keluarga saya. Saya juga tidak Berencana berhenti memberi makan warga Disekitar Lantaran mereka adalah keluarga saya,” ujar Kite.
Menurut Kite, Sebagai memenuhi Syarat tersebut ia perlu memasang dapur komersial Ke rumahnya yang sudah berusia 115 tahun. Ia Mengantisipasi kebutuhan itu dapat menghabiskan biaya ratusan ribu Usd AS.
Rajin Bagikan Sarapan Gratis, Nenek Ini Ditegur Lantaran Tak Berizin Foto: Site News |
“Saya tidak Berencana mengorbankan keutuhan Rumah saya Sebagai memasang dapur komersial hanya Bagi membuat beberapa Minuman gratis,” katanya.
Akan Tetapi, dinas Kesejaganan membantah sudah mengancam Kite Bersama hukuman penjara. Mereka juga Berkata tidak Mengintroduksi surat penghentian kegiatan maupun Memutuskan Hukuman Politik.
Menurut dinas tersebut, izin tidak diperlukan ketika seseorang menyediakan Minuman Bagi keluarga dan teman, tetapi diperlukan jika Minuman diberikan kepada publik berdasarkan aturan Ketahanan Pangan Ke Missouri.
Pihak dinas mengatakan Di laporan diterima, Rumah Kite Memiliki tanda ‘OPEN’ (buka), wadah Sebagai uang tip, serta promosi Minuman Ke media sosial, dan papan Ke halaman yang umumnya dikaitkan Bersama usaha Minuman.
Surat dikirim Setelahnya ada pengaduan bahwa seseorang jatuh sakit usai menyantap Minuman yang disajikan Ke sana. Hingga kini belum ada gugatan yang diajukan.
Kite tetap mempersilakan pejabat setempat datang melihat langsung Situasi rumahnya.
“Datanglah dan makan burrito buatan saya. Saya hanya seorang nenek yang memasak Sebagai teman dan keluarga sambil menikmati hidup,” ujarnya.
(sob/adr)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia Berita News: Rajin Bagikan Sarapan Gratis, Nenek Ini Ditegur Lantaran Tak Berizin












